Suara.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez tak bisa berbuat banyak saat seri pembuka MotoGP 2021 berlangsung di Sirkuti Losail Qatar. Dia cuma asyik ngemil pop corn dan menyaksikan rival-rivalnya balapan lewat televisi.
Ya, Marc Marquez hingga kini belum diperbolehkan turun balapan. Cedera patah lengan kanan yang belum pulih sepenuhnya, memaksa rider Spanyol itu harus menepi setidaknya dalam dua seri perdana MotoGP 2021.
Meski tak bisa mengaspal, kakak dari rider LCR Honda, Alex Marquez itu tak mau ketinggalan perkembangan para rivalnya. Maka dari itu, dia coba menyaksikan gelaran MotoGP Qatar 2021 lewat televisi.
MotoGP Qatar 2021 sendiri dimenangkan oleh rider tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, di susul Johann Zarco (Pramac) dan Francesco Bagnaia (Ducati) di urutan kedua dan tiga.
Sementara para pebalap Honda tak mampu bersaing di papan atas dalam seri pembuka ini. Tanpa Marc Marquez, Pol Espargaro jadi pebalap Honda dengan peringkat terbaik di balapan ini.
Espargaro yang merupakan tandem Marc Marquez, finis di peringkat kedelapan. Sementara Stefan Bradl selaku pebalap pengganti barada di urutan ke-11.
Marc Marquez mengalami cedera parah pada seri pembuka MotoGP 2020 di Spanyol tahun lalu. Kecelakaan itu tak disangka membuatnya harus absen sepanjang musim.
Kini, kondisi Marc Marquez sudah lebih baik. Meski demikian, juara dunia delapan kali itu masih harus menepi setidaknya hingga seri kedua yang akan berlangsung di tempat yang sama.
Baca Juga: Miller dan Bagnaia Tegaskan Dominasi Ducati di FP2 MotoGP Qatar 2021
Berita Terkait
-
Maverick Vinales Bawa Yamaha Kembali Garang di MotoGP Qatar
-
Hasil MotoGP Qatar 2021: Pecundangi Ducati, Vinales Juara Seri Pembuka
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2021: Bagnaia Terdepan, Rossi Start Nomor 4
-
Awas Ketiduran! Ini Jadwal Lengkap MotoGP Qatar 2021
-
Valentino Rossi Waspadai Miller-Bagnaia di Seri Pembuka MotoGP 2021
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati