Suara.com - Franco Morbidelli gagal menunjukkan performa terbaiknya kala berlaga di MotoGP Qatar 2021.
Pembalap Petronas Yamaha SRT tersebut hanya mampu meraih posisi ke-18 dari 19 pembalap yang berlaga kala itu.
Performa buruk yang dialaminya tak lepas dari masalah pada motornya.
Ia mengakui kalau motornya sedikit bermasalah pada saat balap MotoGP Qatar 2021.
"Kami punya masalah saat awal di grid, tapi kami memutuskan untuk tetap balapan biar bagaimanapun," kata Morbidelli dilansir dari Corsedimoto.com.
"Ini adalah masalah yang harus kami investigasi karena aku merasakan masalah ini beberapa kali menggangguku. Tapi saat balapan jelas kami melihat ada yang salah dan sayang kami harus tampil dengan sangat buruk," jelasnya.
Tim Petronas menduga masalah ini berada di suspensi belakang, bisa saja pada holeshot device YZR-M1 spek A milik Morbidelli.
"Hal ini mempengaruhiku selama balapan," sambungnya.
"Tapi aku tak bisa memberitahumu karena kami masih belum yakin. Kami masih berusaha memahaminya," jelas rekan setim Valentino Rossi ini.
Baca Juga: Maverick Vinales Bawa Yamaha Kembali Garang di MotoGP Qatar
Ia pun merasa kalai pada bagian belakang serasa kosong, tidak ada pantulan sokbreker.
Hal inilah membuat dirinya kesulitan untuk meniking di tikungan saat balapan di Qatar.
Pihak Yamaha pun terus mencari permasalahan utama yang dialami motor Franco Morbidelli.
Semoga saja di balap berikutnya, permasalahan terselesaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati