Suara.com - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic hampir tersingkir di babak 16 besar French Open 2021 sebelum diselamatkan kram yang dialami sang lawan, Lorenzo Musetti, Selasa (8/6/2021) dini hari WIB.
Pada pertandingan di Roland Garros, Paris itu, Djokovic sempat tertinggal dua set awal sebelum menang dengan skor 6-7(7), 6-7(2), 6-1, 6-0, 4-0 lantaran lawannya mundur karena kram dan nyeri punggung.
"Saya tidak tahu, saya bermain di bawah tekanan dan tidak bisa melepaskan pukulan. Saya merasa tidak hebat di beberapa set pertama," kata Djokovic seperti dilansir Antara dari Reuters.
"Tapi pujian untuknya karena bermain bagus di momen-momen penting. Setelah saya kalah di set kedua dan kembali dari istirahat, saya merasa berbeda."
Permainan Musetti yang berada di peringkat 76 dunia memberikan ancaman yang seolah akan membuat Djokovic tersingkir lebih awal di Roland Garros sejak 2009.
Namun setelah bermain apik di dua set awal, penampilan Musetti goyah berkat Djokovic yang terus mendorong dan meningkatkan levelnya.
Petenis Italia itu kalah di set ketiga dalam 24 menit dan bahkan tidak mendapatkan satu poin pun di set empat karena nyeri yang ia alami.
"Ini bukan cedera, ini hanya sedikit kram dan sedikit nyeri punggung bawah. Tidak ada peluang saya bisa memenangkan satu poin, jadi saya memutuskan untuk mundur karena saya pikir itu adalah hal terbaik," ujar Musetti soal laganya.
Meski akhirnya menang, namun Djokovic mengaku bahwa ia sempat berada dalam kecemasan saat dikalahkan dua set berturut-turut.
Baca Juga: French Open 2021: Novak Djokovic Puas dengan Penampilannya di Babak Kedua
"Sangat disayangkan untuk petenis muda seperti dia. Secara fisik dia tidak mampu mempertahankan levelnya," Djokovic menuturkan.
Petenis Serbia itu selanjutnya akan melawan petenis Italia lainnya yaitu Matteo Berrettini, yang mendapat "walkover" dari mundurnya Roger Federer.
Berita Terkait
-
French Open 2021: Bungkam Sinner, Rafael Nadal ke Perempat Final
-
French Open 2021: Sinner Tantang Raja Tanah Liat di Babak 16 Besar
-
French Open 2021: Teriak Tsitsipas yang Berbuah Kemenangan
-
French Open 2021: Serena Williams ke 16 Besar untuk Pertama Kali dalam Tiga Tahun
-
French Open 2021: Dipaksa Main Empat Set, Roger Federer ke Babak Ketiga
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara