Suara.com - Muda dan bertalenta, kiprah Quartararo di MotoGP masih banyak perlu pembuktian walaupun pembalap ini terkesan cukup mendominasi balapan kelas primer di tahun ini.
Bukan tanpa sebab, pemuda Prancis tersebut mulai menyedot perhatian saat ia beberapa kali berduel mati-matian melawan Marc Marquez, yang berakhir dengan kekalahan sosok yang dulunya bernaung di bawah tim Petronas Yamaha tersebut.
Semusim setelahnya, Quartararo tampil agresif di paruh pertama 2020, memimpin klasemen, namun merosot drastis sehingga gelar yang sudah di depan mata dicuri oleh Joan Mir.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini Quartararo punya modal utama dengan gabung tim pabrikan.
Plus torehan apik sepanjang 2021, pembalap ini pun digadang-gadang menjadi salah satu sosok yang mampu mereduksi dominasi Marc Marquez.
Dilansir dari Crash, Quartararo bahkan sangat menantikan balapan di Assen sebagai ajang pembuktian diri.
Rekan setim Maverick Vinales ini membeberkan bahwa dirinya punya banyak modal untuk menang di Assen.
"Di MotoGP, Anda butuh konsistensi dan kecepatan. Finis ketiga di Sachsendring itu bagus, mengingat kami kesulitan sepanjang akhir pekan," tutur Quartararo.
"Pekan ini kami balapan di Assen, salah satu sirkuit kesukaan saya, dan Yamaha cocok di sini," lanjutnya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Sanjung Marc Marquez, Lorenzo Ingin Rossi Kembali Jajal Ducati
Terlebih lagi, balapan ini dijamin bakal seru mengingat Marc mulai fit dan siap bersaing di barisan terdepan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati