Suara.com - Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menampilkan kekompakan teknik untuk mengatasi wakil Kanada Nyl Yakura/Jason Ho-Shue di pertandingan pertama babak penyisihan Grup D Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021).
Dalam pertandingan yang berlangsung dalam 27 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Hendra/Ahsan menang dua gim langsung 21-12, 21-11.
Pasangan peringkat dua dunia ini sudah bisa membaca kelemahan Yakura/Ho-Shue sejak gim pembuka. Meski sempat terjadi kejar-mengejar poin di interval pertama, namun Hendra dan Ahsan bisa tetap memimpin.
Di gim pertama, pasangan berjuluk The Daddies ini menyadari bahwa bahwa Yakura/Ho-Shue selalu kesulitan mengembalikan pukulan rendah dan pukulan menyilang.
Hendra, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, lebih dominan melakukan pukulan smash menyilang. Sedangkan Ahsan terlihat berulang kali bermain di area depan sembari memberikan umpan rendah yang sulit dikembalikan oleh Yakura/Ho-Shue sehingga mengenai net.
Gim pertama diamankan The Daddies hanya dalam waktu 12 menit, demikian dikutip dari data laman resmi Olimpiade Tokyo 2020.
Pada gim kedua, Yakura/Ho-Shue bermain lebih lambat membuat Hendra/Ahsan juga memperlambat tempo permainan. Juara Dunia BWF 2019 ini pun banyak mendapat tambahan poin secara mudah dari kesalahan yang dilakukan lawan mereka.
Praktis Hendra/Ahsan tak mendapat kesulitan berarti di gim kedua dan memastikan kemenangan mereka dengan skor 21-11.
Hendra/Ahsan pun mengantongi satu poin kemenangan hari ini. Pada pertandingan kedua, The Daddies akan bertemu wakil Malaysia Aaron Chia/Wooi Yik Soh pada hari Senin (26/7/2021).
Baca Juga: The Minions Menang di Laga Perdana Olimpiade, Marcus: Penampilan Kami Cukup Baik
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
All England 2025: Sabar/Reza Optimis Dilatih Hendra Setiawan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026
-
Belum Terbendung, LavAni Kembali Raih Kemenangan atas Medan Falcons