Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali optimistis target Indonesia memperbaiki prestasi dengan masuk 40 besar dalam daftar perolehan medali terpenuhi, mengingat beberapa cabang olahraga masih bersaing di Olimpiade Tokyo.
"Insyaallah bisa terpenuhi target yaitu peringkat Olimpiade Tokyo lebih baik dari Olimpiade sebelumnya. Tim Indonesia masih ada yang bertanding,” kata Menpora Amali dalam wawancara virtual pada program Dialog Indonesia Bicara TVRI, seperti dikutip dalam laman resmi Kemenpora, Selasa (27/7/2021).
Sejauh ini, Indonesia sudah meraih dua medali dari cabang olahraga angkat besi. Masing-masing melalui lifter Windy Cantika Aisah dengan perunggu di nomor 49kg putri dan dan Eko Yuli Irawan yang meraih perak di nomor 61kg putra.
Secara keseluruhan, Indonesia mengirim 28 atlet untuk mengikuti delapan cabang olahraga di Olimpiade Tokyo yakni, angkat besi, renang, selancar, dayung, panahan, menembak, bulu tangkis, dan atletik.
Hingga berita ini diturunkan atau tepatnya per Selasa, pukul 15.00 WIB, Indonesia berada di urutan 32. Sementara China masih kokoh di puncak dengan torehan 9 emas, 5 perak, dan 7 perunggu.
Posisi kedua ditempati Amerika Serikat (AS) dengan 8 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Adapun tuan rumah Jepang di posisi ketiga dengan mengantongi 8 emas, 3 perak, 4 perunggu.
"Kita masih memantau perkembangan Olimpiade Tokyo, karena memang tim Indonesia kan masih ada yang bertanding. Paling tidak dengan dua medali yang sudah diraih, itu berarti memperkuat apa yang sudah kita perhitungkan, yaitu memperbaiki peringkat,” ujar Amali.
Menurut Amali, target yang diusung ini dinilai sangat realistis. Sebab, Kemenpora bersama akademisi, praktisi olahraga, serta stakeholder terkait telah melakukan hitung-hitungan peluang terhadap peluang Indonesia di Olimpiade Tokyo.
Kemudian, ditambah lahirnya grand design olahraga nasional makin meyakinkan bahwa target tersebut bisa dicapai.
Baca Juga: Bantu Kevin/Marcus Juara Grup, Wakil India Sedih Tersingkir dari Olimpiade Tokyo
“Sekarang ini lahir grand design olahraga nasional. Jadi kita tempatkan Olimpiade ini sebagai sasaran utama. Asian Games dan SEA Games menjadi sasaran antara. Oleh karena itu, atlet yang masuk Olimpiade ini mereka yang sudah teruji dari kualfikasi sebelumnya,” kata Amali.
Menpora juga menerangkan, setiap Olimpiade ke depannya akan direncanakan untuk menaikkan target tim Indonesia dalam perbaikan peringkat.
"Jadi kita ingin mendesain prestasi, tidak boleh lagi prestasi itu asal nemu. Semua harus dipersiapkan," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi