Suara.com - Sejumlah atlet elite Indonesia mempersiapkan diri untuk bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, mulai dari Olimpian Azzahra Permatahani hingga pemecah rekor dunia panjat tebing Veddriq Leonardo dan Aries Susanti Rahayu.
Atlet renang peserta Olimpiade Tokyo 2020 Azzahra bertekad memperbaiki catatan waktunya di PON XX Papua, yang akan digelar pada 3 Oktober-15 Oktober 2021.
"Saya pribadi dari dulu menargetkan pertama-pertama ke waktu saya sendiri, bagaimana caranya bisa memperbaiki waktu saya, bagiamana memperbaiki waktu sebelumnya lagi, memecahan rekornas, karena jika fokus ke waktu, medali akan mengikuti dengan sendirinya," ujar Azzahra dalam diskusi virtual FMB9, Senin (23/8/2021).
Selepas berlaga di Olimpiade Tokyo, Azzahra kini menjalani Pelatnas SEA Games. Namun karena gelaran olahraga multievent tingkat Asia Tenggara itu diundur, maka saat ini pemegang tiga rekor nasional itu fokus pada PON XX Papua.
Meski telah berlaga di tingkat dunia, Azzahra mengakui PON sangat penting bagi dirinya. Selain membawa nama provinsi, pesta olahraga nasional tersebut menjadi tolak ukur bagi perenang berusia 19 tahun itu.
"Diseleksi di PON ini apa-apa saja yang masih kurang sehingga bisa diperbaiki usai PON nanti," kata Azzahra yang telah mengoleksi medali perak nomor 200m gaya ganti putri dan medali perunggu nomor 500m gaya ganti putri pada SEA Games 2019 Filipina.
Sementara itu, atlet panjat tebing Veddriq Leonardo yang belum lama ini memenangi kejuaraan panjat tebing dunia IFSC Climbing World Cup 2021 di Amerika Serikat itu mengatakan PON memiliki atmosfer yang sama dengan kompetisi tingkat dunia.
"Lawan-lawannya juga atlet-atlet juara dunia. Yang pasti saya tetap optimis kasih yang terbaik," tutur Vedderiq.
"Ini sebagai komitmen untuk memajukan panjat tebing di PON yang dilaksanakan empat tahun sekali," tambahnya.
Baca Juga: Roy Letlora: PON Papua Lahirkan Atlet-atlet Baru Berprestasi dan Berkelas Dunia
Hal senada juga disampaikan oleh atlet panjat tebing Aries Susanti Rahayu. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu akan berusaha menampilkan yang terbaik pada PON XX Papua.
"Setiap atlet pasti menginginkan emas. Saya belum pernah mendapatkan medali emas di PON. Bekerja keras untuk Jawa Tengah dan nama panjat tebing Indoneisa," ungkap Aries seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026
-
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia, Kode akan Dilanjut?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026