Suara.com - MotoGP Inggris 2021 jadi tanda kembalinya seri balapan tersebut setelah musim lalu dibatalkan karena Covid-19. Sejumlah pebalap top nyatanya memiliki pengalaman yang minim di Sirkuit Silverstone.
Melansir Antara, Rabu (25/8/2021), dua dari tiga pebalap yang menempati klasemen teratas bahkan bisa dibilang belum pernah menyelesaikan satu putaran menunggangi motor MotoGP di Silverstone.
Pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo mengawali GP Inggris 2019 dari posisi keempat, namun ia hanya mampu sampai di jalur keluar Tikungan 1 sebelum terjatuh dan gagal menyelesaikan lomba.
Kendati demikian, Silverstone merupakan trek yang cukup bersahabat dengan Yamaha lewat tiga kemenangan Jorge Lorenzo dan satu dari Valentino Rossi pada tahun-tahun sebelumnya.
Bicara soal Yamaha, akan ada wajah-wajah baru yang memperkuat pabrikan Iwata itu di Silverstone nanti.
Valentino Rossi tetap berseragam Petronas Yamaha SRT dan akan berupaya mencapai finis terbaiknya pada seri perpisahan dengan Silverstone sebelum sang pebalap pensiun.
Sedangkan Cal Crutchlow, yang sebelumnya ditugasi menggantikan Franco Morbidelli pada dua balapan di Austria, akan menjadi tandem Quartararo di garasi tim Monster Energy Yamaha menyusul perpisahan Yamaha dengan Maverick Vinales di tengah jalan.
Kemudian pebalap Moto2 Jake Dixon akan mendapat kesempatan debut di kelas premier di kampung halamannya sebagai rekan satu tim Rossi.
"Akhir pekan ini akan sulit, menunggangi motor besar untuk pertama kalinya di GP kandang saya, tapi saya menantikan itu," kata Dixon pada laman resmi SRT.
Baca Juga: Usai Putuskan Kontrak, Bos Yamaha Bongkar Semua Kelemahan Maverick Vinales
"Mendapati penonton di sana dan pengetahuan tentang sirkuit ini akan sangat membantu saya akhir pekan ini, meskipun saya tentunya tidak mencari hasil tertentu. Saya hanya akan keluar dan menikmatinya."
Pebalap Ducati Francesco Bagnaia kini menjadi saingan terdekat Quartararo berkat finis podium di GP Austria yang kaotis dua pekan lalu.
Sang pebalap Italia finis di luar sepuluh besar di Silverstone ketika debut di kelas premier, namun sirkuit Inggris itu pernah menyaksikan sejumlah pebalap Ducati juara di sana yang bisa menjadi modal Bagnaia mencari kemenangan perdananya dan menjaga momentum serta bahkan memangkas defisit 47 poin dari sang pebalap Prancis, demikian catatan laman resmi MotoGP.
Sementara Johann Zarco tentunya ingin merebut kembali posisi sebagai pebalap Ducati teratas pada klasemen sebelum terlempar ke peringkat empat. Zarco memiliki tantangan tersendiri karena ia belum punya pengalaman menunggangi motor Ducati di Silverstone.
Rekan satu timnya di Pramac Racing, Jorge Martin juga bakal menyimpan kejutan lagi di tahun debutnya dan berupaya menjaga momentum setelah membawa pulang satu kemenangan dan satu podium selama dua pekan di Austria.
Juara dunia bertahan Joan Mir juga nirpengalaman di Silverstone. Setelah musim rookienya pada 2019 terganjal cedera menyusul kecelakaan di tes Brno, sang pebalap Spanyol terpaksa melewatkan GP Inggris tahun itu dan belum pernah menjalani satu sesi pun di Silverstone.
Namun, rekan satu timnya, Alex Rins membuktikan Suzuki bisa kompetitif di sana saat terakhir kali mencuri kemenangan dari Marc Marquez lewat duel lap terakhir paling ketat di sepanjang sejarah MotoGP tahun lalu.
Suzuki juga pernah membuat biru Silverstone lewat kemenangan Maverick Vinales pada 2016.
Lalu bagaimana kondisi Marquez sekarang? Sang juara dunia delapan kali terlihat membuat progres signifikan dari pemulihan cedera lengannya ketika tampil kompetitif di Austria, saat ia mampu bertahan dan bertarung cukup lama dengan jajaran pebalap terdepan, kecuali di Jerman, sejauh musim ini.
Marquez memimpin lomba sebelum masuk ke pit berganti ban basah, namun di saat para pebalap terdepan mengikuti langkah sang pebalap tim Repsol Honda, Brad Binder nekat menyelesaikan tiga lap terakhir dengan ban kering dan mampu mencuri kemenangan untuk KTM di sirkuit kandangnya.
"Posisi kami di antara balapan tidak berubah, akhir pekan ini soal bekerja dan berbenah dan melihat apa yang memungkinkan pada Minggu," kata Marquez dikutip laman resmi tim.
"Balapan tahun lalu kami memiliki kecepatan dan mampu bertarung, tapi Silverstone adalah sirkuit yang berbeda, dan banyak yang bisa kuat di sana."
Setelah mencuri perhatian di Austria, Brad Binder dan KTM akan menghadapi tantangan yang berbeda di Silverstone.
Tahun ini akan menjadi kesempatan pertama bagi Binder mengendarai motor MotoGP di Silverstone setelah di musim rookienya tahun lalu tak ada balapan di Inggris karena pandemi.
Terakhir kali pabrikan Austria itu membalap di sana, target sepuluh besar cukup realistis. Sekarang mereka akan berharap lebih baik apalagi musim ini kedua pebalap mereka, Binder dan Miguel Oliveira, telah membuktikan diri sebagai pemenang Grand Prix.
Oliveira juga akan berharap pulih dari cedera pergelangan tangan yang ia dapati ketika terjatuh di sesi latihan GP Styria awal bulan ini demi membuat kejutan bagi KTM.
Berita Terkait
-
Kenangan Buruk Fabio Quartararo di MotoGP Inggris, Bikin Andrea Dovizioso Hilang Ingatan
-
Peran Valentino Rossi akan Digantikan Marc Marquez? Begini Kata Bos MotoGP
-
Teringat Masa Lalu, Valentino Rossi: Tanpa Saya, Siapa yang Tahu MotoGP?
-
Sulit Tampil Ganas semenjak Balik dari Cedera, Marc Marquez: Saya Tak Menikmati Balapan
-
Marc Marquez Akui Sulit Tampilkan Performa Terbaik di Musim MotoGP 2021
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026