Suara.com - Dewa United Surabaya menyambut Indonesian Basketball League (IBL) musim 2022 dengan logo baru yang sarat makna.
CEO Dewa United Surabaya Michael Ow dalam keterangan resminya, Rabu, mengatakan perubahan logo diharapkan bisa memberikan prestasi gemilang.
Menurutnya logo tim memiliki peranan penting dalam perjalanan klub. Sehingga Dewa United Surabaya sangat memperhatikan makna dan nilai yang ada pada logo.
Kata 'Dewa' menurut Michael memiliki sebuah entitas yang menguasai unsur-unsur alam dengan bermacam wujud. Namun Dewa tetap memiliki karakter dan emosi serta kecerdasan layaknya manusia.
Sedangkan kata 'United' memiliki makna rasa persatuan dan kesatuan. Sehingga selain menang di kompetisi dan menjadi juara, Dewa United Surabaya juga ingin menang di hati masyarakat, sesuai dengan visi dan misi yang diusung.
"Tulisan Dewa dan tulisan United dengan huruf Kapital atau besar semua memiliki penekanan pada kekuatan dan kebesaran yang berkarakter," katan Michael dalam siaran resmi Dewa United Surabaya seperti dimuat Antara, Rabu (25/8/2021).
"Dewa United sebuah penamaan yang bertujuan untuk menang pada kompetisi dan menang di hati masyarakat, serta mewujudkan industri olahraga yang baik," pria yang akrab disapa Owe itu menambahkan.
Pada logo juga terdapat dominansi dan penegasan pada konfigurasi huruf 'W'. Michael mengatakan sebenarnya ada beberapa rangkaian huruf 'V' yang memiliki makna Veni Vidi Vici, sebuah jargon Julius Caesar pada zaman Romawi yang berarti 'Saya datang, saya melihat, saya telah menaklukkan'.
"Kenapa huruf 'W' menjadi dominan dan ada penegasan, karena 'W' itu juga memiliki makna lain yaitu 'Win', sehingga jadi motivasi kami main untuk menang dan menjadi pemenang," kata Michael.
Baca Juga: Satya Wacana Berburu Pemain Muda di PON Papua
"Konfigurasi huruf 'W' seperti mahkota juga jadi makna yang melambangkan kekuasaan, kejayaan, dan kemakmuran di tim ini," ujar Michael menuturkan.
Sementara, goresan pada bola basket di latar tulisan 'United' menjadi makna bidang olahraga yang digeluti.
Logo baru itu pun dihiasi kata 'Surabaya' yang menegaskan lokasi homebase tim asuhan pelatih Andika Saputra tersebut.
Bingkai segilima serupa Perisai dengan tiga sudut penambahan, sebagai falsafah Pancasila dalam bernegara, yang dapat dianalogikan sebagai simbol yang melambangkan perjuangan, kegigihan, dan percaya diri.
Filosofi pemilihan warna dalam logo baru Dewa United Surabaya pun terkandung makna. Kombinasi warna hitam, emas, dan putih memiliki makna masing-masing.
Warna hitam menggambarkan kekuatan, tegas dan tidak untuk dipermainkan, dengan perpaduan warna emas yang bermakna warna juara, warna seorang pemenang, serta memberikan kesan kemewahan dan ekslusif.
Berita Terkait
-
Guru Patrick Kluivert Sedang Dalam Masa-masa Sulit, Ada Apa?
-
Persib Susah Payah Kalahkan Dewa United, Thom Haye Angkat Topi
-
Kronologi Beckham Putra Dikartu Merah, Sebut Pemain Dewa United 'Tekan' Wasit
-
Dewa United Kalah dari Persib Bandung, Jan Olde: Kami Berada dalam Periode Kurang Baik
-
Menang atas Dewa United, Bojan Hodak Apresiasi Pertahanan Persib Bandung
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Mundur dari 9 Cabor di SEA Games 2025, Kamboja Terancam Sanksi Internasional
-
Thailand Banjir Cuan di Perhelatan SEA Games 2025, Targetkan Keuntungan Rp4,3 T
-
Banjir Terparah Sejak 300 Tahun Ganggu SEA Games 2025, Bagaimana Nasib Kontingen Indonesia?
-
Instruksi Presiden, Kemenpora Bergerak: Dualisme Organisasi Olahraga Mulai Dibenahi
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
Bulu Tangkis Indonesia Berjaya di ASG 2025, Gondol 5 Emas & Ciptakan 3 Final 'Perang Saudara'!
-
Harga Tiket Indonesia Masters 2026 Dirilis, Mulai Rp40 Ribu! Lebih Murah dari Tahun Lalu
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 di Istora, Catat Tanggalnya!
-
BWF Umumkan Sejumlah Aturan Baru untuk Kompetisi Dunia dan Para-Bulu Tangkis