Suara.com - Tim cabang olahraga karate Jawa Barat menargetkan untuk meraih empat medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada Oktober medatang.
Kepala Pelatih Karate Jawa Barat Arif Hardiana mengatakan target tersebut memang tidak mudah. Namun target itu perlu dicapai untuk bisa menjadi juara umum dalam cabang karate.
"Jadi kalau empat emas saja pun kita sebetulnya sudah juara umum, dan di Babak Kualifikasi PON itu DKI Jakarta juara umum dengan empat emas, jadi tidak jauh berbeda," kata Arif di Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/9/2021).
Menurutnya tim karate Jawa Barat membawa 14 atlet untuk PON Papua. Enam atlet di antaranya, kata Arif, merupakan atlet yang bertanding di PON 2016.
"Beberapa atlet yang sebelumnya bertanding di PON 2016 juga mendapat medali emas," kata dia.
Meski begitu, menurutnya target tersebut perlu dicapai dengan meningkatkan kembali motivasi. Pasalnya DKI Jakarta dan Papua merupakan lawan yang cukup berat.
"Jadi semangat di 2016 itu harus dilipatkan hingga tiga kali lipat untuk PON Papua agar kita bisa memimpin," katanya.
Sebelum terbang ke Papua, Arif mengatakan akan membawa lagi timnya untuk melakukan uji tanding dengan daerah lainnya yang bakal turun di PON Papua guna menjaga mental dan teknik bermain.
Adapun dia berencana berangkat ke Papua pada 4 Oktober 2021 mendatang. Karena, kata dia, pertandingan cabang karate akan berlangsung pada 10 Oktober hingga 14 Oktober 2021.
Baca Juga: PON Papua: Klaster Kota Jayapura Siap Menjamu Atlet PON
"Sejauh ini moral pemain itu luar biasa, mereka tidak mempertimbangkan hal-hal non-teknis, jadi insyaallah lah, hal-hal berbau subjektivitas kita akan hadapi dengan strategi taktik," katanya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025
-
Larangan Sawit Jabar Vs Regulasi Nasional: Mengapa Surat Edaran Dedi Mulyadi Rawan Digugat?
-
Gebrakan KDM Haramkan Jabar untuk Penanaman Sawit Baru
-
Petualangan Laut Jawa Barat: Berselancar di Ombak Memukau Pantai Selatan
-
Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic
-
Putri Kusuma Wardani Targetkan Konsistensi Permainan Sepanjang 2026
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
-
Jadwal Malaysia Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua, Ada yang Lawan Tuan Rumah
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Jonatan Christie hingga Putri KW, 8 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini