Suara.com - Anthony Sinisuka Ginting menyumbangkan poin pertama guna membuat Indonesia unggul 1-0 atas Malaysia di perempat final Piala Thomas. Anthony yang turun di partai pertama sukses mengalahkan Lee Zii Jia
Pada laga perempat final Piala Thomas yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Jumat (15/9/2021), Anthony Ginting menang 21-15 dan 21-17 setelah bermain selama 51 menit
Pada gim pertama, Lee Zii Jia sempat meraih poin pertama sebelum disamakan Anthony. Keduanya saling kejar mengejar poin dan pengembalian bola yang kurang akurat dari Lee Zii Jia membuat poin kembali sama 3-3.
Anthony dan Lee Zii Jia masing saling mengejar poin. Tunggal putra Indonesia ini sempat unggul 9-5 dan Anthony tetap memimpin hingga interval dengan 11-5. Namun Lee Zii Jia mencoba mendekati poin Anthony 9-12.
Smes keras Anthony membuatnya unggul 14-10 setelah Lee Zii Jia gagal mengembalikannya. Anthony cukup cermat membiarkan bola pukulan lawan keluar dari lapangan sehingga menambah poinnya dan akhirnya memenangi gim pertama ini 21-15.
Di gim kedua, Anthony dan Lee Zii Jia keduanya saling kejar mengejar poin dan sempat sama 3-3. Tunggal Malaysia sempat unggul 8-6 namun Anthony Ginting mampu menyamakan poin 9-9
Namun Lee Zii Jia kembali mengambil poin dan unggul 11-9 di interval. Ginting sempat menyamakan poin 11-11 dan keduanya masing saling kejar mengejar poin dan pengembalian bola Lee yang menyangkut net membuat poin 16-16
Anthony terus memimpin dan akhirnya memenangi gim kedua 21-17 dan sekaligus memenangi pertandingan ini guna membawa Indonesia sementara memimpin 1-0 atas Malaysia.
Pada partai kedua, Indonesia menurunkan ganda pertama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo guna menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik
Baca Juga: Piala Thomas: Indonesia Optimistis Hadapi Malaysia di Perempat Final
Berita Terkait
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus