Suara.com - Kepala pelatih ganda putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi menilai pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk selalu memenangkan setiap pertandingan yang mereka hadapi.
Semangat itu pun dibuktikan Minions, julukan Marcus/Kevin, dengan memetik kemenangan rubber game 21-13, 10-21, 21-15 atas wakil Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada laga semifinal Piala Thomas di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (16/10/2021) malam WIB.
“Yang pasti, yang saya lihat dari mereka (Marcus/Kevin) adalah mereka menang karena punya semangat, motivasi yang kuat untuk menang,” kata Herry dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.
Meski menang, pelatih berusia 59 tahun itu mengatakan pada gim kedua, Marcus/Kevin sempat kehilangan momen, terutama karena kaki Marcus yang kurang lincah. Sehingga ia pun meminta agar Marcus lebih banyak bermain dari posisi depan.
“Di gim kedua, sempat ada kehilangan momen. Makanya, saya minta Marcus/Kevin untuk mengajak lawan bermain bola-bola panjang, karena lawan menyerang dan maju terus. Lawan mengubah strategi, kami pun juga harus mengubah strategi,” ujar Herry.
Sementara itu, hal senada juga diakui Marcus. Ia mengatakan lawan bermain lebih siap dan lebih sigap pada gim kedua, sementara mereka sendiri tertekan.
“Waktu di gim kedua, kami selalu tertekan dan lawan juga lebih siap. Tapi kami ngotot ingin menang. Kalau kami sampai kalah dan ketinggalan 0-2, ini akan membuat perjuangan teman-teman kami sangat berat,” tutur Marcus.
Lebih lanjut, Kevin mengaku senang dan bersyukur karena dapat memenangkan laga tersebut sekaligus menyumbang angka untuk Tim Merah Putih.
“Kami bersyukur bisa menyumbangkan angka. Bisa menyamakan kedudukan 1-1 itu sangat penting. Senang bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Melawan pasangan tuan rumah ini selalu tidak mudah dan selalu ramai,” ungkap Kevin.
Baca Juga: Fajar/Rian Menang Mudah Atas Wakil Denmark, Indonesia ke Final Piala Thomas
Sebelum Marcus/Kevin, pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting gagal menyumbang angka kemenangan di partai pertama setelah ditaklukkan Viktor Axelsen dalam dua gim langsung dengan skor 9-21, 15-21.
Setelah itu, Jonatan Christie dan Fajar/Rian memastikan tiket final bagi Indonesia dengan mengunci kedudukan akhir 3-1 atas Denmark.
Tag
Berita Terkait
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026
-
Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol