Suara.com - Petenis nomor dua dunia Aryna Sabalenka dan juara French Open 2020 Iga Swiatek berada dalam grup yang sama untuk putaran turnamen akhir musim WTA Finals, yang dimulai Rabu di Guadalajara.
Turnamen yang diperebutkan oleh delapan pemain tunggal teratas dunia dan delapan tim ganda, dipindahkan ke Meksiko dari Shenzhen karena pembatasan perjalanan COVID-19 di China.
Hasil undian yang diumumkan Senin waktu setempat atau Selasa WIB, dikutip Antara dari Reuters, menunjukkan bahwa Sabalenka dan Swiatek bersama dengan Maria Sakkari dari Yunani dan Paula Badosa dari Spanyol berada di "Grup Chicen Itza."
Sabalenka adalah unggulan teratas setelah peringkat satu dunia Ash Barty memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan ke Meksiko.
Barty akan menghadapi masalah karantina ketika dia kembali ke Australia, dan dia mengatakan dia ingin fokus pada persiapannya untuk Australian Open yang akan digelar pada Januari.
Sementara itu, petenis Ceko Barbora Krejcikova, yang memenangkan Grand Slam perdananya di Roland Garros pada Juni, masuk undian di grup yang sama dengan rekan senegaranya Karolina Pliskova, Garbine Muguruza dari Spanyol dan Anett Kontaveit dari Estonia dalam "Group Teotihuacan."
Penyelenggara mengatakan grup-grup tersebut dinamai menurut kota-kota kuno di Meksiko dan penghargaan untuk pra-Kolombia dalam sejarah Meksiko.
Berita Terkait
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Aryna Sabalenka Ukir Sejarah, Lampaui Rekor Chris Evert sebagai Nomor Satu Dunia
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Wuhan Open 2025: Sabalenka hingga Pegula Melaju ke Babak 16 Besar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko