Suara.com - Lemparan tiga angka Devin Booker delapan menit saat mengawali pertandingan rupanya memberi Phoenix Suns keunggulan dan tim tamu secara perlahan mengungguli New York Knicks dan meraih kemenangan 118-97 pada laga Jumat malam waktu setempat (Minggu WIB).
Booker menyelesaikan pertandingan dengan perolehan 32 poin, yang tertinggi untuk Suns, yang sekaligus meraih kemenangan ke-15 mereka secara berturut-turut untuk menyamai rekor kemenangan terpanjang kedua dalam sejarah NBA.
Rekor kemenangan terpanjang pertama mereka pada musim 2006-2007, dengan 17 kemenangan berturut-turut.
Booker mencetak poin tertingginya, 38, saat tampil membawa Phoenix Suns memetik kemenangan keempat mereka secara beruntun dengan mengalahkan Atlanta Hawks pada 6 November.
Phoenix kemungkinan akan meraih kemenangan ke-16 secara berturut-turut pada Sabtu malam waktu setempat (Minggu WIB) saat menghadapi Brooklyn Nets.
Knicks bermain imbang dengan Suns pada menit kedelapan sebelum lemparan tiga angka Booker, yang pertama dari total empat lemparannya pada malam itu, membuat Phoenix unggul 24-21.
Suns kemudian memimpin delapan poin di akhir kuarter pertama, 17 poin di kuarter kedua dan 24 poin di awal kuarter keempat sebelum mendapatkan kesempatan untuk mengistirahatkan pemain kunci mereka sebelum bertemu Nets.
Starter Suns lainnya juga mencetak dua digit angka, di antaranya Deandre Ayton (14 poin, 13 rebound), Chris Paul (14 poin, 10 assist dan sebuah double-double), Jae Crowder (11 poin) dan Mikal Bridges (10 poin).
Dari bangku cadangan, Cameron Payne mengumpulkan 13 poin dan Cam Johnson menambahkan 10 poin.
Baca Juga: Hasil NBA: Atlanta Hawks Tekuk Memphis Grizzlies Saat Ja Morant Cedera
Crowder melesakkan empat tembakan, sementara Ayton menyarangkan tujuh tembakan untuk membantu Suns memetik kemenangan.
Kemba Walker mengumpulkan 17 poin dan Immanuel Quickley menyumbang 16 poin untuk Knicks, yang naik turun mengalami kekalahan dan kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.
Evan Fournier menambahkan 11 poin dan RJ Barrett mencetak 10 poin untuk New York, sementara Mitchell Robinson menghasilkan delapan rebound serta tujuh poin, demikian laporan Reuters seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
-
Rekor Baru Stephen Curry: Lewati Carter, Incar Kevin Garnett di Daftar Skor Sepanjang Masa NBA
-
Oklahoma City Thunder Jadi Tim Pertama Raih Kemenangan ke-10 di NBA Musim 2025/2026
-
Geger Skandal NBA! FBI Bongkar Keterlibatan Mafia Sisilia di Kasus Judi Ilegal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?