Suara.com - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kembali mengalahkan pasangan Lee Yang/Wang Chi Lin dalam pertemuan mereka di babak semifinal World Tour Finals 2021 di Nusa Dua Bali, Sabtu malam.
Kemenangan ini mengantarkan Kevin/Marcus menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang WTF, sekaligus keunggulan kedua setelah sempat mengalahkan Lee/Wang di babak penyisihan Grup A.
"Tadi pertandingannya sangat seru dan tekanannya sangat keras dari mereka. Kami fokus di awalnya karena mereka sangat menekan, tenaganya kuat sekali," kata Marcus setelah pertandingan seperti dimuat Antara.
Ganda putra peringkat satu dunia ini sempat tertinggal dari pasangan peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu, namun sukses mengamankan dua gim lanjutan dengan skor akhir 18-21, 23-21, 21-17.
Tempo di gim pertama berlangsung lambat karena kedua pasangan memainkan reli dan drive sehingga mengulur waktu pertandingan. Namun Kevin/Marcus masih belum bisa beradaptasi sehingga tertekan dan kalah di gim pembuka.
"Mereka main lebih baik dari sebelumnya, lebih siap dan lebih menekan kami. Serangan-serangan mereka sangat baik," kata Kevin soal pertandingannya.
Kevin/Marcus pun tak mau kalah, mereka meningkatkan serangan dan bisa menyamakan kedudukan di gim kedua. Selain mengumpulkan poin dari usaha mandiri, Minions juga diuntungkan oleh eror pukulan yang dilakukan Wang Chi Lin.
Setidaknya Wang Chi Lin menciptakan empat kesalahan seperti pengembalian dan smes yang menyentuh net atau pukulan yang terlampau jauh hingga keluar lapangan.
Pada gim penentu, kedua pasangan kembali terlibat tempo lambat dengan reli dan lob. Setelah punya cukup tenaga, barulah aksi serang lewat smes dan dropshot pun terjadi secara seru.
Baca Juga: WTF 2021: Greysia / Apriyani Sulit Terima Kekalahan Tipis dari Wakil Jepang
Minions bermain sabar dan akhirnya mengamankan kemenangan yang menuntun mereka ke babak final WTF 2021 hari Minggu.
"Kuncinya kami cuma fokus di tiap pertandingan dan poin, serta ingin kasih yang terbaik saja. Urusan menang-kalah ya belakangan," pungkas Kevin.
Berita Terkait
-
Bintang Dunia Ikut Tanding, Predator PBC Indonesia International Open 2025 Siap Digelar di Jakarta
-
Terbongkar Alasan Kevin/Marcus Kembali Tampil Bersama, Fans The Minions Jangan Kecewa
-
Viral Kevin/Marcus 'Reuni' Main Bulu Tangkis, Lawannya Diduga Eks Ketua KPK Firli Bahuri!
-
Acara Perpisahan Marcus/Kevin Batal Digelar di Indonesia Open 2024, Kenapa?
-
Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Kevin Sanjaya: Ini Bukan Keputusan yang Mudah
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga