Suara.com - Kimi Raikkonen mengaku tak sabar lagi untuk pensiun dari Formula 1 setelah 19 musim dan 349 balapan, namun ia tak akan seemosional istrinya, Minttu, menyikapi pengujung kariernya itu.
Juara dunia 2007 bersama Ferrari, Raikkonen sekarang membalap untuk Alfa Romeo dan memiliki satu balapan tersisa di F1 GP Abu Dhabi sebelum gantung helm di usia 42 tahun.
"Saya tak sabar lagi menyelesaikan musim ini," kata pebalap berjuluk Iceman asal Finlandia itu di Sirkuit Yas Marina, seperti dikutip Reuters seperti dimuat Antara.
"Senang rasanya ini akan berakhir dan saya tak sabar lagi menjalani kehidupan normal setelah itu. Saya rasa istri saya akan lebih emosional tentang itu," kata sang pebalap yang menjalani debut pada 2001 itu.
"Saya tak yakin anak-anak akan peduli, saya rasa mereka akan menemukan hal-hal lain yang lebih menarik dilakukan. Mereka suka mengunjungi negara yang hangat dan berada di kolam dan yang lainnya, tapi senang mereka berada di sini."
Raikkonen pada September mengumumkan rencana untuk pensiun setelah musim 2021 usai, sementara timnya merekrut Valtteri Bottas dari Mercedes sebagai pengganti.
Di balapan terakhir sang pebalap, Alfa Romeo memberi Raikkonen mobil dengan livery khusus yang bertuliskan "Dear Kimi, we will leave you alone now", terinspirasi dengan ucapan ekspresi kekesalan dari sang pebalap "Jangan ganggu aku, aku tahu apa yang aku lakukan" lewat radio ketika menuju kemenangan di Abu Dhabi bersama tim Lotus pada 2012.
Komentar itu pun menjadi viral dan sering dibuat meme, dan bahkan bernilai komersil sebagai merchandise.
Menjadi salah satu pebalap dengan fan terbanyak, Raikkonen mengungkapkan ia ingin segera hidup tanpa jadwal yang kaku.
Baca Juga: Top 5 Sport: Batal Tampil di Kejuaraan Dunia 2021, Jonatan Christie Lakukan Aksi Mulia
"Saat ini saya tidak ingin apa-apa selain menyelesaikan musim ini," kata dia.
"Kita lihat apakah nanti ada sesuatu yang menarik, jika masuk akal mungkin saya akan melakukannya, tapi saya tidak punya rencana apa-apa saat ini."
Berita Terkait
-
Gara-Gara Mobil Bernama Milano, Alfa Romeo Dibut sama Pemerintah Italia, Kenapa?
-
Menuju F1 2025? Talenta 17 Tahun, Andrea Kimi Antonelli Dipersiapkan Gantikan Lewis Hamilton
-
Pebalap Alfa Romeo Zhou Guanyu Pimpin Tes Pramusim F1 2023 Bahrain Hari Kedua
-
Pebalap Alfa Romeo Zhou Guanyu Akui Kian Percaya Diri Arungi Musim F1 2023
-
Tim Red Bull Racing Cetak Sejarah, Mobil Lubricants Berikan Apresiasi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia