Suara.com - Penampilan Joan Mir di musim MotoGP 2021 terbilang tak begitu mengesankan. Beberapa pihak mengkritik dirinya yang tak mampu mempertahankan gelar juara dunia MotoGP.
Pembalap Suzuki Ecstar langsung memberikan tanggapan terkait kritikan yang dilemparkan kepada dirinya.
Kegagalan yang didapatkan lalu diakui Mir tak lepas dari pengembangan motor balap Suzuki yang tertinggal dari tim lain.
Dari sisi penampilan, Mir juga mengeklaim bahwa dirinya sudah meningkat dibandingkan musim lalu.
"Memang benar saya tidak menang, tetapi tidak ada yang boleh mengatakan dia tidak 100 persen dengan sepeda motornya," kata Mir, dilansir dari Autosport.
"Ini memang jelas, di dalam diri saya, saya juga sangat kecewa," sambung Mir.
Banyak kritikan yang diterimanya karena gagal mempertahankan juara dunia MotoGP. Namun ia memilih tak menggubrisnya.
"Tetapi saya akan tetap tidur dengan nyenyak meski menyelesaikan musim ini dengan hasil yang tak lebih baik," ujar Mir.
"Jika mereka percaya pada saya, itu tidak masalah. Jika seseorang mengatakan saya membuat pertahanan gelar terburuk dalam sejarah, itu bagus untuknya," imbuhnya.
Baca Juga: Perkembangannya Menjanjikan, Begini Harapan Joan Mir terhadap Suzuki GSX-RR 2022
MotoGP 2021 ditutup dengan Fabio Quartararo dinobatkan sebagai juara dunia.
Joan Mir sendiri harus puas menempati posisi ketiga klasemen terakhir. Ia berjanji bisa meraih hasil optimal di gelaran MotoGP 2022 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang