Suara.com - Di pertengahan musim lalu, Maverick Vinales membuat publik terkejut dengan keputusan untuk keluar dari Monster Energy Yamaha.
Langkah ini ia ambil karena frustrasi dengan penampilan inkonsisten bersama pabrikan berlogo garpu tala ini.
Keputusan tersebut rupanya mengundang pujian dari mantan kepala mekaniknya, Ramón Forcada.
Dilansir dari Motorcycle Sports, insinyur ini memuji pembalap Spanyol untuk karakternya dengan mampu meninggalkan sesuatu yang membuatnya tidak bahagia.
"Dari sudut pandang saya, semua orang, bukan hanya Vinales, tampak sempurna bagi saya, yang mampu menyerah pada sesuatu karena mereka tidak menyukainya, seperti Casey Stoner pada masanya, dan saya menyukainya," ungkapnya.
"Pada akhirnya, Anda dapat memilih antara mengundurkan diri dan terus menjadi pahit, ada orang yang dalam keadaan apa pun, fokusnya ke uang, ego, atau apa pun, dan hasilnya tetap pahit," terusnya.
Forcada mengutip contoh Stoner secara lebih mendalam, dengan mengatakan: “Casey meninggalkan Kejuaraan Dunia dengan kontrak 12 juta euro di atas meja, dan pergi. Itu terdengar berani bagi saya."
"Pada akhirnya, orang yang memutuskan mungkin salah atau tidak, tetapi bagi saya, orang yang memutuskan selalu lebih baik daripada mereka yang mengatakan apa yang perlu dilakukan," pungkasnya.
Baca Juga: Tiga Alasan Presiden Jokowi Naik Motor Keliling Mandalika
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Servis Mematikan Farhan Halim di Liga Voli Jepang, Pemain Lawan Melongo
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Link Live Streaming Indonesia Masters 2026 Hari Ini, Perang Saudara Fajar/Fikri vs Raymond/Joaquin
-
Kelelahan Duel Lima Set, Dinda Ivoliana Dibawa Tim Medis usai Kalahkan JPE
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 Hari Ini: Duel Sesama Wakil Garuda Pastikan Satu Tiket Semifinal
-
Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2026, Kerja Sama Pasangan Baru Apri/Lanny Semakin Matang
-
Tersingkir dari Indonesia Masters 2026, Putri KW Akui Huang Yu-Hsun Tampil Solid
-
Singkirkan Wakil China, Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Pelatih JPE Ungkap Penyebab Kekalahan atas Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
-
LavAni Perpanjang Tren Negatif Medan Falcons di Proliga 2026, Pelatih Anggap Belum Optimal