Sport / arena
Arief Apriadi
Petinju Indonesia asal Sukadana, Kalbar Daud 'Cino' Yordan memperlihatkan sabuk kemenangannya saat jumpa pers di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (23/11/2019). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama. (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)

Suara.com - Petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan memilih untuk berlatih dan mematangkan persiapan di kampung halamannya, Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, jelang naik ring pada 4 Maret 2022 mendatang di Bangkok, Thailand.

Daud Yordan yang kini berusia 34 tahun, bakal kembali naik ring untuk mempertahankan gelar WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super (63,5kg) melawan Hwang Kil Kim asal Korea Selatan.

Dalam kesehariannya, Daud memang berlatih di sasana tinju miliknya, Daud Boxing Club. Namun untuk pematangan jelang laga, biasanya Daud berada di kamp pelatihan berbeda.

Seperti pada laga sebelumnya melawan Rachata Khaophimai asal Thailand, 19 November 2021. Ketika itu, dia melakukan persiapan di sasana XBC Boxing Camp, Tangerang Selatan, Banten.

Adapun dalam persiapan kali ini, Daud juga akan berada di bawah bimbingan sang pelatih kepala Edin Diaz. Ini merupakan kali kedua, mereka berkolaborasi setelah sebelumnya Edin juga membawa Daud memenangi laga melawan Rachata Khaophimai.

Baca Juga: Tinju Dunia: Floyd Mayweather akan Kembali Naik Ring pada Februari

"Saya akan kembali berlatih dengan bapak Edin Diaz. Kali ini saya kan fokus berlatih di Kalimantan Barat. Tentunya saya akan melakukan memanfaatkan waktu tersisa untuk berlatih keras dan memperbanyak latih tanding," ujar Daud dalam konferensi pers di ARTOTEL Thamrin, Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Daud Yordan (kedua dari kiri) dan Ongen Saksosiwi (kedua dari kanan) bersama pemangku kepentingan lainnya dalam konferensi pers di ARTOTEL Thamrin, Jakarta, Jumat. (14/1/2022). (ANTARA/Muhammad Ramdan)

Daud juga mengatakan telah mempersiapkan strategi jelang laga nanti. Menurutnya, lawan yang akan dihadapi memiliki gaya slugger, sehingga antisipasi perlu dilakukan.

"Terkait dengan lawan, petinju yang saya hadapi punya gaya slugger dan campur-campur, ngawur juga ada, menyerangnya sedikit membabi buta, dan setelah saya amati di beberapa rekaman video ngawurnya konsisten. Itu yang perlu saya antisipasi," kata Daud.

Daud tidak akan tampil menyerang seperti biasanya. Tetapi dia bakal mengandalkan kelincahan. "Strategi lainnya juga akan kami siapkan," ujar Daud menambahkan.

Selain Daud pada hari dan lokasi yang sama, petinju Indonesia Ongen Saknosiwi juga bakal naik ring melawan petinju Thailand Rattakorn Tasaworn untuk perebutan titel WBC Asian Boxing Council Silver divisi bulu (57,1kg).

Baca Juga: Mike Tyson Habisi Lawan Latihannya dengan Cepat karena Tom and Jerry

Dalam persiapannya, Ongen pun berlatih di sasana Daud Boxing Club. Dia akan mempersiapkan diri setelah lebih dari dua tahun tak melakoni duel. Pertandingan terakhir terjadi saat dia mengalahkan petinju Filipina Marco Demecillo di Jatim Park 3, Batu, Jawa Timur, pada 17 November 2019, demikian seperti dimuat Antara.

Komentar