Suara.com - Indonesia diambang bebas dari sanski Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Bendera Merah Putih dilaporkan sudah bisa berkibar lagi mulai Kamis (3/2/2022) WIB.
Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA yang juga merupakan Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari dalam rilisnya, Rabu (2/2/2022).
“Insya Allah pada 2 Februari waktu Montreal, Kanada atau 3 Februari WIB kita akan menerima kabar baik. Kabar yang ditunggu-tunggu seluruh masyarakat Indonesia karena Merah Putih dapat berkibar lagi," kata Raja Sapta Oktohari.
Upaya Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) dalam melakukan akselerasi segera menemui hasil setelah Badan Anti-Doping Jepang (JADA) memberikan lampu hijau terhadap test distribution plan (TDP) 2022.
Jada merupakan badan yang ditugaskan WADA untuk melakukan asistensi kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) selama masa sanksi. Kini, Indonesia tinggal menunggu keputusan WADA dalam waktu dekat.
Wakil Ketua LADI, anggota Gugus Tugas, Rheza Maulana sebelumnya mengatakan progres positif terus ditunjukkan Indonesia untuk mendapatkan status compliance (patuh) terhadap WADA Code.
Selain merampungkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan telah menempati kantor baru di Jakarta Selatan, kini LADI dipastikan telah merampungkan TDP 2022.
“Alhamdulillah tadi pagi [Selasa, 1/2/2022], JADA memberikan acceptance terhadap TDP kami. Ini merupakan kerja keras yang dilakukan dalam satu-dua bulan terakhir karena TDP tahun ini kami buat dengan formula baru yang memenuhi standar WADA,” kata Rheza.
Ia menjelaskan, JADA tak sekadar menyetujui TDP 2022. Lebih dari itu, JADA juga mengizinkan LADI melaksanakan TDP yang telah disetujui secara profesional dan independent.
Baca Juga: Blak-blakan Pejabat BRIN Ungkap Masalah Vaksin Merah Putih: Peneliti Tidak Berpengalaman
“JADA juga meminta untuk di-remove (hapus) dari akun LADI. Selama ini karena JADA yang melakukan asistensi, mereka masuk dalam akun kami untuk memantau semua proses yang dilakukan LADI," tutur Rezha.
"Mereka juga sudah mengirimkan invoice terakhir, dalam artian sudah selesai pengawasan terhadap LADI dan kami sudah bayarkan,” tambahnya.
Kondisi itu membuat Indonesia kini tinggal menunggu kabar baik dari WADA terkait pembebasan sanksi terhadap LADI. Setelah itu, bendera Merah Putih akan bisa dikibarkan lagi di seluruh kejuaraan olahraga internasional.
“JADA sudah mengatakan, Indonesia sudah bisa sendiri (melaksanakan WADA Code) mulai dari sekarang. Dalam waktu dekat, semoga akan ada surat resmi dari Montreal (Markas Besar WADA) terkait hal tersebut,” kata Rheza.
Sebagai informasi, WADA menjatuhkan sanksi selama satu tahun terhadap LADI karena dinilai non-compliance terhadap WADA Code pada 7 Oktober 2021.
Imbas sanksi tersebut, Merah Putih tak bisa berkibar takala atlet Indonesia naik podium kecuali di Olimpiade dan Paralimpiade.
Tak cuma itu, nasib Indonesia menjadi tuan rumah sejumlah event seperti ANOC World Beach Games serta ASEAN Para Games pun sempat terancam jika sanksi WADA terhadap LADI tidak segera dicabut.
Tag
Berita Terkait
-
Alhamdulillah! Indonesia Segera Terbebas dari Sanksi WADA
-
JADA Beri Lampu Hijau, Indonesia Kian Dekat Terbebas dari Sanksi WADA
-
Gubernur Khofifah Siap Jadi Relawan Pertama Penerima Vaksin Merah Putih
-
Muhadjir Effendy Sebut Pemerintah Akan Menghibahkan Vaksin Merah Putih ke Negara Muslim
-
Uji Klinis Vaksin Merah Putih Unair Digelar Mulai 8 Februari
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026