Suara.com - Kevin Magnussen yang dipanggil kembali ke Formula 1 oleh tim Haas mencatatkan lap tercepat hari kedua tes pramusim di Bahrain pada Jumat (11/3/2022), menggeser pebalap Ferrari Carlos Sainz dari puncak setelah menjalani waktu tambahan.
Tim asal Amerika Serikat itu mendapat waktu tambahan empat jam di luar periode tes resmi karena mereka melewatkan sebagian sesi hari pertama menyusul keterlambatan kedatangan pesawat yang mengangkut kargo dan mobil mereka.
Haas memanfaatkan satu jam ekstra pada Jumat dan berencana memulai satu jam lebih awal serta dua jam tambahan seusai hari terakhir tes pada Sabtu.
Sesi ofisial berlangsung pada pukul 10:00-19:00 waktu setempat.
Sainz mencetak lap terbaik saat sesi usai pukul 19:00 sebelum Magnussen mencetak satu menit 33,207 detik di periode tambahan untuk menggeser sang pebalap Ferrari dari puncak tabel.
Sang pebalap Spanyol mendapati lap terbaiknya satu menit 33,532 detik atau 0,479 detik lebih kencang dari pebalap tim rival Red Bull Max Verstappen, yang merupakan juara dunia musim lalu.
Lance Stroll membawa Aston Martin ke peringkat empat, di saat juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton masih terganggu dengan "porpoising" parah di mobil Mercedesnya yang mengalami desain ulang yang radikal untuk berada di peringkat lima.
Ferrari secara konsistem masih memperlihatkan kecepatan simulasi balapan yang baik serta reliabilitas yang dapat diandalkan, baik ketika tes pertama di Barcelona pada bulan lalu maupun sekarang di Bahrain.
Akan tetapi tim pabrikan Italia itu tak ingin terlena dengan catatan tes pramusim karena itu tidak bisa menjadi gambaran pasti performa tim karena rival-rivalnya juga menguji mobil dengan setup dan jumlah bahan bakar yang berbeda. Apalagi di Bahrain mereka masih akan membawa komponen-komponen baru untuk diuji.
Baca Juga: Daniel Ricciardo Lewatkan Hari Kedua Tes Pramusim Formula 1 di Bahrain
Selain kecepatan murni yang dimiliki, mobil Ferrari tampak yang paling meyakinkan dan mudah dikendarai di antara rival-rivalnya.
Red Bull belum memamerkan kekuatannya demikian pula tim juara bertahan Mercedes, yang masih menguji mobil W13 setelah muncul di Bahrain dengan desain sidepod yang diubah menjadi sangat ramping.
Sesi tes Jumat terganggu empat insiden bendera merah.
Nicholas Latifi mendapati mobil Williamsnya mogok dengan masalah pengereman sebelum api terlihat di bagian belakang mobilnya pada sesi pagi.
Valtteri Bottas bertanggung jawab atas bendera merah kedua jelang makan siang, setelah mobil Alfa Romeonya berhenti di lintasan ketika berlatih start.
Esteban Ocon juga memarkir mobil Alpinenya di lintasan pada sore hari sedangkan Lando Norris membuat bendera merah dikibarkan keempat kali ketika mobil McLarennya berhenti di jalur keluar pit, demikian Reuters seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Selat Hormuz Masih Terisolir, Produksi Minyak Kawasan Teluk Anjlok Hampir 7 Juta Barel!
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri