Suara.com - Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Reykat Yusuf Fadillah, meraih podium ketiga dalam race pertama Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 di Mandalika International Street Circuit, Sabtu (19/3/2022) sore.
Memulai dari posisi keempat, Reykat berhasil finis di urutan ketiga di belakang pebalap Malaysia Hakim Danish dan Ezawa Shinya (Jepang), menyusul tabrakan yang dialami Amon Odaki pada lap keenam.
Reyhat bertarung sengit dengan Ezawa dan pebalap Australia Carter Thompson untuk mempertahankannya di jajaran tiga pebalap terdepan balapan. Pebalap asli Depok berusia 14 tahun itu bahkan sempat menduduki posisi kedua pada lap ke-12.
Sementara Danish menyelesaikan 16 lap dengan finish pada urutan pertama, Thompson terjatuh di tikungan 8 lap terakhir, yang membawa Ezawa di posisi kedua dan Reykat menduduki podium ketiga dengan catatan waktu 28 menit 24,226 detik.
Usai balapan, Reykat mengatakan berusaha menikmati balapan dan tidak terlalu emosional.
"Saya berusaha konsisten tidak terlalu agresif, sehingga saya mampu merebut posisi ketiga. Target saya pada race kedua adalah menjadi juara. Mohon doa dan dukungannya,” kata Reykat seperti dimuat Antara.
Capaian Reykat itu meneruskan tren positif yang sudah ditorehkan para pebalap binaan AHM pada seri pertama di Qatar, beberapa waktu lalu.
Saat itu, Veda Ega Pratama juga mempersembahkan podium ketiga pada race kedua. Sayangnya, Veda tidak tampil pada seri kedua setelah terjatuh pada sesi kualifikasi.
Performa cukup baik juga ditunjukkan Aan Riswanto, pebalap asal Bantaeng, Sulawesi Selatan. Memulai balap dari posisi kelima, Aan sempat berkali-kali turun posisi.
Baca Juga: Sensasi Menonton MotoGP Mandalika 2022 dari Kelas Deluxe VIP
Kendati demikian, Aan yang tahun ini menginjak usia 16 tahun tersebut tampil sangat gigih, melakukan overtake satu-persatu pebalap di depannya pada lap terakhir hingga finish di posisi ke-8.
"Saya start dari baris kedua, dan harus bertarung dengan banyak pebalap hingga akhir. Posisi finish yang tidak mengecewakan, dan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki posisi di race kedua," ujar Aan.
Sementara itu, dua pebalap binaan Astra Honda lainnya, Muhammad Diandra Trihardika juga tampil menjanjikan. Dia mampu bertarung ketat pada dua putaran terakhir. Namun, posisinya melorot dan hanya mampu finis ke-13.
Pebalap wildcard Zachry Akbar juga menunjukkan potensi dengan berjuang dan bertahan di posisi 12 pada akhir balapan.
Race kedua IATC 2022 seri Mandalika akan diselenggarakan Minggu, mulai pukul 09:00 WITA. Balapan juga akan berlangsung selama 16 lap, dan dapat disaksikan secara live stream via channel Youtube dan Facebook Asia Talent Cup.
Berita Terkait
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
-
Pebalap Muda Binaan AHM Siap Tuntaskan Perjuangan di IATC 2025
-
Cedera di Mandalika, Marc Marquez Absen di Dua Seri MotoGP Sekaligus
-
Listrik PLN Andal, Kunci Suksesnya Ajang MotoGP Mandalika 2025
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati