Suara.com - Atlet lari gawang putri Indonesia Emilia Nova menyatakan siap berjuang untuk mempertahankan medali emas yang didapatkan di SEA Games 2019 Filipina ketika tampil di Vietnam nanti meski dibayangi cedera tumit.
Emilia, yang memenangi medali emas lomba lari gawang 100 meter putri SEA Games 2019, juga harus bergelut dengan kondisi fisiknya untuk tampil di Vietnam karena dia saat ini masih memulihkan diri pascaoperasi tulang belakang pada Juni tahun lalu.
Meski demikian, atlet berusia 26 tahun itu merasa kondisinya kini sudah membaik dan siap berlaga di multievent dua tahunan yang akan digelar 12-23 Mei itu.
"Sudah lebih baik, tapi mungkin saat ini saya ada masalah di tumit kiri karena terlalu sering digunakan latihan. Ini memang cedera yang sering dialami atlet lari gawang,” kata Emilia dalam rilis pers Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jumat seperti dimuat Antara.
"Tapi saya beruntung saat ini ada fisioterapis yang langsung menangani saya. Semoga saya bisa mempertahankan prestasi (emas),” kata dia melengkapi.
Tim atletik Indonesia akan diperkuat 23 atlet di SEA Games 2021.Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) rencananya akan mengirim beberapa atletnya ke Singapore Open pada pertengahan April nanti sebagai ajang pemanasan sekaligus mengukur persiapan atlet menuju SEA Games.
"Jadi test event tersebut untuk memastikan kondisi dan persiapan anak-anak. Kami juga memastikan apa saja yang mereka butuhkan karena cabang atletik ini rencananya akan berangkat ke Vietnam pada 11 Mei atau tiga harus sebelum games time mereka,” kata Chef de Mission kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021, Ferry J Kono saat meninjau persiapan tim atletik di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat
PASI menargetkan dapat membawa pulang tujuh sampai delapan medali dari multievent se-Asia Tenggara itu, melebihi capaian yang diraih SEA Games 2019 Manila ketika atletik Indonesia merebut lima medali emas, enam perak, dan lima perunggu.
Baca Juga: Jelang SEA Games dan Thomas - Uber, PBSI Bagi Atlet dalam Dua Tim
Berita Terkait
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
-
Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet, BRI & Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta