Suara.com - Pembalap Gresini Racing, Enea Bastianini menjadi sorotan usai dirinya berhasil merengkuh podium pertama sebanyak 2 kali di MotoGP 2022.
Kedua podium tersebut didapat saat gelaran MotoGP Qatar dan Amerika 2022. Hal ini membuat sejumlah pihak menyebut kalau Enea Bastianini layak dijadikan kandidat juara MotoGP 2022.
Apalagi saat ini, Enea Bastianini berhasil bertengger di posisi puncak klasenem sementara MotoGP 2022 dengan raihan poin 61.
Meskipun begitu, ternyata Enea Bastianini tak merasa jumawa dan justru menyebut masih kalah bagus dengan kedua rider Ducati lainnya yakni Jack Miller dan Jorge Martin. Pasalnya, setelah membandingkan hasilnya, Enea Bastianini kalah cepat dalam sisi kecepatan dari kedua rider tersebut.
"Saya merasa sangat kuat saat memasuki tikungan, terutama pada titik pengereman yang keras," tutur Enea Bastianini, dilansir dari SpeedWeek.
"Tapi saat ini saya kalah saat di tengah-tengah tikungan karena saya lebih lambat di sana. Bahkan ketika saya melihat data dan membandingkannya dengan Jack dan Martin. Saya masih harus meningkatkan itu," tambah Enea Bastianini.
Pembalap 24 tahun tersebut menyebut tak mudah untuk mengalahkan mereka.
"Tidak pernah mudah bagi saya secara mental, tetapi saat ini saya tahu kapan saatnya tiba dalam perlombaan untuk mendorong," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang MotoGP Portugal 2022, Marc Marquez Tak Targetkan Apapun
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026