Suara.com - Kontingen Indonesia menambah dua medali emas pada Jumat pagi dalam upayanya mengejar Singapura dalam perebutan peringkat tiga besar klasemen medali SEA GAMES 2021 di Vietnam.
Lifter Eko Yuli Irawan menyumbang medali emas dari nomor 61kg putra, sementara pebalap sepeda Ayustina Priatna Delia keluar sebagai yang terbaik di disiplin road individual time trial.
Eko Yuli melanjutkan dominasinya dalam persaingan angkat besi di Asia Tenggara dan memastikan emas keenam SEA Games berturut turut setelah mencatatkan total angkatan 290kg, dengan rincian snatch 135kg dan clean and jerk 155kg di Hanoi Sports Training and Competition Center.
Sedangkan Ayustina mencatatkan waktu tercepat 40:08,445 detik demi mengalahkan pebalap sepeda Singapura Yiwei Luo (40:47,051) dengan margin 39 detik, dan atlet Thailand Phetarin Somrat di Hoa Binh Gymnastics and Sports Center.
Singapura nyaris terkejar, namun hari ini mereka juga menambah dua emas lewat Tsung Han Alvin Woo dari cabang olahraga xiangqi, sejenis catur tradisional asal China, perorangan putra dan menembak 10m air pistol beregu putri.
Dengan itu, Indonesia masih bertahan di peringkat empat mengantongi 44 medali emas, 61 perak dan 57 perunggu. Singapura masih unggul dengan 46 emas, 44 perak, dan 57 perunggu.
Tuan rumah Vietnam memborong 154 emas, 92 perak dan 88 perunggu di puncak tabel medali, diikuti Thailand dengan 62 emas, 69 perak dan 99 perunggu hingga pukul 14:00 WIB.
Berikut tabel klasemen medali SEA Games 2021 seturut laman resmi seagames2021.com hingga pukul 14:00 WIB seperti dikutip dari Antara .
Negara Emas Perak Perunggu Jumlah
Vietnam 154 92 88 334
Thailand 62 69 99 230
Singapura 46 44 57 147
Indonesia 44 61 57 162
Filipina 40 57 79 176
Malaysia 35 40 74 149
Myanmar 7 12 19 38
Kamboja 6 9 23 38
Laos 1 6 22 29
Brunei Darussalam 1 1 1 3
Timor Leste 0 2 1 3
Baca Juga: SEA Games 2021: Indonesia Tambah Dua Medali Emas dari Kano/Kayak
Berita Terkait
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Profil OUE Commercial REIT, Aset 30 Triliun Milik Mochtar Riady
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
-
Sirkus Tradisional dalam Wajah Modern: Keajaiban Kooza yang Tak Terlupakan
-
Tren Blind Box Disorot, Singapura Rancang Aturan Baru Tekan Risiko Judi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora