Suara.com - OUE Commercial REIT, entitas investasi real estat yang berada di bawah naungan taipan terkemuka Indonesia, Mochtar Riady, dikabarkan tengah mengevaluasi rencana penjualan gedung perkantoran legendaris, One Raffles Place.
Properti prestisius yang menjadi markah tanah di distrik finansial Singapura tersebut diproyeksikan memiliki nilai pasar mencapai S$2,4 miliar atau setara dengan US$1,9 miliar (sekitar Rp30 triliun).
Sebagai pemegang kendali aset, manajemen OUE REIT dilaporkan telah menunjuk dua konsultan properti global, yakni CBRE dan JLL, untuk memfasilitasi proses penjajakan pelepasan aset strategis ini kepada calon investor potensial.
"Manajer akan menentukan langkah yang paling sesuai pada waktunya, dengan mempertimbangkan hasil tinjauan lapangan serta demi kepentingan terbaik bagi seluruh pemegang unit OUE REIT," tegas perwakilan manajer OUE REIT sebagaimana dikutip dari Forbes, Minggu (22/2/2026).
Wacana penjualan One Raffles Place ini bergulir di saat pasar properti komersial Singapura tengah mengalami tren penguatan signifikan.
Berdasarkan data dari CBRE, volume investasi pada sektor perhotelan, perkantoran, dan ritel di Negeri Singa melonjak 18% menjadi S$33,9 miliar sepanjang tahun 2025.
Tingginya permintaan dari investor institusional terhadap aset-aset kategori Grade A (Kelas A) menjadikan momen ini sangat strategis bagi OUE REIT untuk melakukan optimalisasi portofolio dan merealisasikan keuntungan investasi.
Profil Aset: Salah Satu Menara Tertinggi di Jantung CBD
One Raffles Place bukan sekadar bangunan biasa; kompleks ini merupakan pengembangan komersial terpadu yang mencakup fasilitas perkantoran dan ritel berskala besar. Berikut adalah beberapa fakta keunggulan aset tersebut:
Baca Juga: Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Antusias Sambut Tantangan
- Struktur Bangunan: Terdiri dari Tower 1 setinggi 62 lantai dan Tower 2 setinggi 38 lantai yang modern.
- Pusat Ritel Utama: Memiliki podium ritel enam lantai dengan total luas ruang sewa melebihi 65.000 meter persegi, menjadikannya pusat perbelanjaan terbesar di kawasan Raffles Place.
- Konektivitas Unggul: Berlokasi tepat di jantung Central Business District (CBD) dan terhubung langsung secara underground dengan stasiun MRT Raffles Place yang melayani jalur utama (Utara-Selatan dan Timur-Barat).
- Sertifikasi Hijau: Menara ini telah memenuhi standar keberlanjutan global dengan raihan Green Mark Gold untuk Tower 1 dan predikat Green Mark Platinum untuk Tower 2.
Menurut data Skyscrapercenter, One Raffles Place menempati urutan sebagai gedung tertinggi ketiga di Singapura dan berada di peringkat ke-235 dalam daftar gedung tertinggi di seluruh benua Asia.
Rencana aksi korporasi ini tidak lepas dari sosok pendiri Lippo Group, Mochtar Riady. Pengusaha veteran yang terkenal di dunia perbankan ini telah lama melebarkan sayap bisnisnya di luar Indonesia.
Melalui Lippo Group, keluarga Riady menguasai jaringan bisnis yang luas mulai dari sektor kesehatan (Siloam), pendidikan, hingga pengelolaan aset real estat di mancanegara melalui mekanisme REIT di Singapura.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
-
Sirkus Tradisional dalam Wajah Modern: Keajaiban Kooza yang Tak Terlupakan
-
Tren Blind Box Disorot, Singapura Rancang Aturan Baru Tekan Risiko Judi
-
Sirkus Kelas Dunia Hadir di Singapura, Ajak Keluarga Indonesia Liburan Penuh Keajaiban
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Agrinas Impor Pikap dari India, Resep Jitu Matikan Industri Otomotif Indonesia?
-
Purbaya Ungkap Impor 105 Ribu Mobil Pickup India Dibiayai Utang, Cicilan Rp 40 T per Tahun
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Dinobatkan Jadi Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOkla Speed Test
-
Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
Beras Premium Bulog Mejeng di Rak Bin Dawood dan Lulu, Siap Garap Pasar Arab Saudi
-
Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya