Suara.com - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro tampil mengesankan di sesi latihan bebas alias FP2 MotoGP Catalunya 2022. Ia berhasil mencatatkan waktu 1 menit 39,402 detik.
Dengan hasil tersebut, ia dinobatkan sebagai yang tercepat dalam sesi FP2 MotoGP Catalunya. Rival terdekatnya Francesco Bagnaia hanya bisa berada di peringkat 4, sedangkan Fabio Quartararo berada di posisi ke 9.
Aleix Espargaro pun membongkar rahasia kenapa dirinya bisa tampil menjadi yang tercepat di sesi FP2 MotoGP Catalunya 2022.
"Kami telah meningkatkan traksi dan stabilitas secara signifikan tahun ini. Kami tidak memiliki Rear Ride Height Device (peranti pengendali suspensi roda belakang) pada paruh pertama musim tahun lalu, sekarang kami menggunakannya," ucap Espargaro dilansir dari Speedweek.
"Rival-rival kami, di sisi lain, memilikinya sejak awal musim 2021. Saya pikir itu juga keuntungan, itulah sebabnya kami lebih dekat sekarang," terangnya.
Meski begitu, Aleix Espargaro tetap tidak ingin jumawa terlebih dahulu. Ia tetap fokus hingga MotoGP Catalunya benar-benar berakhir.
Ia berharap bisa mendapatkan pencapaian terbaik di sesi kualifikasi nanti agar mampu meraih podium di akhir balap.
"Dengan tren yang kita lihat tahun ini dan level seluruh pembalap, balapannya sangat sulit jika Anda tidak start dengan baik," kisah pembalap berusia 32 tahun itu.
"Ini tidak seperti dahulu ketika Anda benar-benar bisa berlatih dan mengatur motornya pada hari Sabtu dan mengejar kemenangan pada hari Minggu," ungkapnya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Fabio Quartararo Resmi di Yamaha sampai 2024
"Anda harus tampil kuat pada hari Jumat, jika tidak maka situasinya akan sangat sulit. Kami memulai akhir pekan ini dengan baik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh