Suara.com - Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie gagal melaju ke babak 16 besar Indonesia Masters 2022. Itu setelah kalah dari wakil Cina, Zhao Jun Peng, Rabu (8/6/2022).
Berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Jojo, sapaan akrabnya kalah dalam tiga gim dengan skor 21-10, 14-21, dan 11-21. Hasil ini membuat sang atlet tersingkir lebih cepat.
Usai pertandingan, Jojo megatakan sebenarnya gim pertama sudah berjalan sesuai strategi. Namun, di gim kedua dan tiga Zhao Jun Peng berhasil membaca permainannya.
"Pertama pastinya bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Hari ini gim pertama sudah melakukan strategi dengan baik. Tapi, di gim kedua kedua mungkin musuh sudah membaca," kata Jojo usai pertandingan.
"Justru saya lebih telambat mengubah strategi. Harusnya saya bisa mengubahnya lebih cepat. Dan dia mendapatkan lumayan banyak poin," ucapnya.
Jojo juga menyebut, di gim kedua dan ketiga, Zhao Jun Peng lebih percaya diri, sedangkan dirinya melakukan banyak kesalahan dan ragu-ragu.
"Saya rasa momentum paling penting di gim kedua saat unggul 8-5. Setelah itu, lawan lebih percaya diri Selebihnya saya terlalu terburu-buru," ungkapnya.
Lebih lanjut, Jojo mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Pasalnya, ini kali pertama sejak pandemi bisa didukung pendukungnya sendiri di Istora.
"Kecewa ya kecewa karena peetama kali balik lagi ditonton oleh penonton. Tapi jangan sampai karena kekalahan ini kepeecayaan diri jadi menghilang," pungkasnya.
Baca Juga: Kalah di Babak Pertama, Juara Bertahan Ganda Campuran Angkat Koper dari Indonesia Masters 2022
Berita Terkait
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Kalahkan Jojo di Indonesia Open 2026, Victor Lai Akui Dilatih Orang Indonesia
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko