Suara.com - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bermain solid pada perempat final Singapore Open 2022 dengan mengalahkan ganda putri Jepang Sayaka Hobara/Hinata Suzuki di Singapura, Jumat (15/7/2022).
Pada pertandingan yang menjadi perjumpaan perdana kedua pasangan, Apri/Fadia mengemas kemenangan dua gim langsung 21-14, 21-12, demikian laporan BWF dalam laman resminya.
Dalam dua gim yang secara keseluruhan berlangsung hanya dalam 27 menit ini, ganda putri Indonesia peringkat ke-62 tidak menghadapi tantangan yang terlalu berat.
Pada gim pembuka misalnya, Apri/Fadia dengan sigap mendulang keunggulan di awal gim dengan 6-1, dan hanya membiarkan Hobara/Suzuki menambah satu poin saat tiba di jeda interval atau skor 11-3.
Pola permainan ganda putri Jepang belum matang sehingga mudah ditebak oleh Apri/Fadia. Hobara/Suzuki hanya lebih banyak bertahan namun juga dengan kemampuan teknik yang terbatas.
Dominasi juara Malaysia Open 2022 ini kembali berulang di gim kedua. Apri/Fadia tak mengendurkan serangan mereka meski Hobara/Suzuki sudah jelas berada di bawah tekanan.
Smes kuat yang dilesatkan Apri/Fadia baik dari zona belakang dan depan membuahkan poin-poin positif untuk ganda putri Indonesia. Begitu pula dengan olah netting yang disajikan Hobara/Suzuki pun bisa dimatikan dengan mudah.
Selepas jeda interval, Apri/Fadia sudah mengantongi selisih 10 poin dari lawannya, dengan skor 15-5 atas Hobara/Suzuki.
Saat Apri/Fadia sudah tiba di match point, mereka terlalu terburu-buru mematikan lawan namun gagal dan memberi dua poin tambahan bagi Jepang. Beruntung pukulan servis Fadia dibiarkan oleh Hobara/Suzuki dan dinyatakan masuk oleh wasit garis dan sekaligus menjadi penentu langkah Apri/Fadia menuju semifinal turnamen BWF Super 500 ini.
Baca Juga: Hasil Singapore Open 2022: Hendra/Ahsan Jinakkan Wakil India untuk Melaju ke Semifinal
[Antara]
Berita Terkait
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Korupsi 'Level Baru', Kasus Fadia Arafiq Bongkar Modus Canggih Pejabat Raup Duit Negara
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Sosok 2 Anak Fadia Arafiq yang Diduga Terlibat Korupsi, Jadi Direktur Dadakan Tilap Miliaran
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games