Beruntung bagi Aulia dan Ferry, karena sama-sama atlet para atletik membuat mereka saling memotivasi. Tatkala Aulia terpuruk, Ferry hadir sebagai obat penenang, begitu pula sebaliknya.
"Bisa lebih enak. Kasih semangat. Saling support," timpal Ferry.
Tentu saja, sama-sama bertanding demi mengharumkan nama Indonesia sekaligus disaksikan keluarga tercinta menjadi pelecut dalam meraih prestasi terbaik yang akan menjadi cerita pengantar tidur bagi anak-anak mereka kelak.
Program Hamil
ASEAN Para Games 2022 akan menjadi perhelatan akbar terakhir bagi Aulia. Sudah cukup bagi Aulia dalam menorehkan tinta emas sebagai salah seorang sprinter terbaik penyandang difabel Indonesia.
Emas yang diperolehnya saat ini adalah hadiah terakhir yang dia persembahkan kepada Indonesia sebelum menjalani program kehamilan. Padatnya aktivitas latihan membuatnya terpaksa menunda memiliki momongan.
"Saya ingin program dulu. Ini ASEAN Para Games terakhir sebelum program (kehamilan)," kata perempuan asal Deli Serdang di Sumatra Utara tersebut.
Bagi Aulia dan Ferry, memiliki momongan akan membuat hari-hari mereka semakin sempurna. Karena kurang lengkap rasanya jika kisah perjuangan mereka tidak dapat diceritakan kepada anak-anaknya nanti.
Aulia dan Ferry adalah sederet pasangan suami-istri sesama atlet dalam kancah olahraga nasional. Pasangan Alan Budikusuma dan Susi Susanti menjadi salah satu bukti dari cerita ini.
Baca Juga: Panen Emas dari Atletik dan Renang, Berikut Klasemen Sementara Medali APG 2022
Alan dan Susi adalah dua legenda bulu tangkis Indonesia. Susi meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992. Saat itu, Susi menggondol medali emas dari nomor tunggal putri.
Sementara Alan Budikusuma meraih medali emas pada gelaran yang sama dari nomor tunggal putra. Keduanya menikah 9 Februari 1997 di Jakarta.
Kemudian, Yayuk Basuki dan Hary Suharyadi yang sama-sama atlet tenis.
Yayuk Basuki merupakan legenda tenis Indonesia yang mengukir beragam prestasi semasa aktif, termasuk menembus perempat final Wimbledon tahun 1997.
Yayuk menikah dengan Hary Suharyadi yang juga petenis nasional. Pasangan yang menikah tahun 1994 itu mempersembahkan medali emas ganda campuran Asian Games Beijing 1990 untuk Indonesia.
Dari cabang wushu, ada Lindswell Kwok dan Achmad Hulaefi.
Kedua atlet ini juga sama-sama tampil dalam Asian Games 2018. Lindswell menyumbangkan medali emas, sementara Hulaefi menggondol medali perunggu. Keduanya lantas menikah usai sama-sama membawa nama Indonesia harum dalam pesta olahraga paling akbar se-Asia itu.
Pencak silat tak mau kalah karena dari sini ada pasangan Hanifan Yudani Kusumah dan Pipiet Kamelia.
Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun lalu, keduanya menyumbangkan emas bagi masing-masing daerahnya. Hanifan mewakili Jawa Barat dan Pipiet membawa panji DKI Jakarta.
Bahkan sebelum PON Papua, keduanya juga sukses mengamankan medali emas pada ajang lebih bergengsi dalam Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
[Antara]
Berita Terkait
-
Influencer APG Diperiksa Polisi Kasus Whip Pink, Akui Sudah 15 Kali Beli Buat Rasakan Efek 'Fly'
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026