Suara.com - Kontingen berbagai negara ASEAN memuji kinerja dan fasilitas penyelenggaraan cabang olahraga para panahan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Stadion Kota Barat, Kota Surakarta.
"Mereka memberikan pujian pada kita untuk pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 ini sangat baik, kontingen difasilitasi sejak awal kedatangan di bandara, hotel, konsumsi, pelayanan waktu perlombaan, dan sebagainya," ujar Asisten Manajer Kompetisi Para Panahan ASEAN Para Games 2022 Ibnu Mawarta di Solo, Rabu (3/8/2022).
Cabang para panahan berlangsung di Lapangan Kota Barat. Lapangan ini sebelumnya merupakan lapangan sepak bola yang dipersiapkan sebagai tempat latihan bagi para pemain sepak bola dalam menghadapi Piala Dunia U-20.
Rumput yang telah diatur sedemikian rupa, pun demikian dengan tempat keluar-masuk para penonton menjadi daya tambah tersendiri dalam kelancaran pelaksanaan ASEAN Para Games cabang para panahan.
Ibnu mengatakan pujian itu membuktikan keberhasilan panitia penyelenggara dalam menggelar kejuaraan besar tingkat regional yang didukung oleh berbagai pihak terkait.
"Dari kontingen asing tidak ada masalah, justru secara umum mereka menyampaikan pujian itu melalui komentar-komentar pada kita," katanya.
Selain dari kontingen, situasi penonton yang hadir juga dinilai sangat kondusif dan terkendali. Sebab, panitia penyelenggara sudah melakukan skema pengaturan penonton yang hadir untuk mengarahkan langsung menuju tribun guna mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi.
Ibnu yang juga Ketua Bidang Perlombaan dan Perwasitan Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) berharap pergelaran ASEAN Para Games 2022 akan mendorong perkembangan olahraga nasional, khususnya bagi cabang olahraga para panahan.
"Mudah-mudahan ke depan dengan adanya ASEAN Para Games khususnya di para-archery ini untuk pembinaan prestasi khususnya atlet penyandang disabilitas lebih meningkat lagi, secara khusus panahan lebih meningkat lagi," ujar Ibnu.
Baca Juga: ASEAN Para Games 2022: Sabet Emas Para Renang, Tangkilisan Steven Sualang Perbaiki Rekor
Berita Terkait
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China