Suara.com - Tunggal putra tuan rumah Syabda Perkasa Belawa mengincar setidaknya tiket semifinal Indonesia International Challenge 2022 menyusul hasil buruk pada Indonesia International Series 2022 pekan lalu.
Syabda yang terhenti pada babak kedua Indonesia International Series 2022 pekan lalu, bertekad meraih hasil lebih baik dalam turnamen International Challenge 2022 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, 27 September - 2 Oktober.
“Hasil pekan lalu memang kurang memuaskan. Tetapi saya coba menjadikan itu sebagai motivasi. Pekan ini harus lebih baik segalanya. Target pertama saya mau masuk semifinal dulu," ucap Syabda melalui keterangan pers PBSI di Jakarta, Rabu.
Pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mengawali perjalanannya di Yogyakarta dengan mengalahkan pemain Malaysia Micaiah Jien Zheng Chai pada babak 64 besar Selasa kemarin.
Perjuangan berlanjut saat Syabda kembali menang pada babak 32 besar dengan menyingkirkan rekan senegara Muhammad Sultan Nurhabibu Mayang 21-15, 21-17.
“Dari awal pertandingan tadi, saya sudah menyiapkan strategi untuk lebih menyerang, lebih menekan karena situasi lapangan tidak menguntungkan untuk bermain bertahan," tutur Syabda.
"Dibandingkan pekan lalu, saat ini saya coba memperbaiki dan menjaga pikiran juga non teknisnya. Di lapangan pun harus berani capek," kata Syabda.
Syabda mengungkapkan laga babak 32 besar melawan Sultan bukan pertandingan yang mudah apalagi lawan yang merupakan pemain kidal itu cukup merepotkannya.
"Lawan kan kidal, saya masih suka lupa buangan bolanya. Tadi juga beberapa kali terjadi langsung disabet sama dia,” pungkas dia.
Baca Juga: Kevin Sanjaya dan Herry IP Tak Harmonis, PBSI Pastikan Suasana Pelatnas Tetap Kondusif
Indonesia International Challenge 2022 diikuti oleh 211 atlet dari 12 negara, yaitu Australia, Inggris, Estonia, Hong Kong China, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, Amerika Serikat, dan tuan rumah Indonesia.
Indonesia menurunkan 137 atlet pada turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS (Rp229 juta) itu.
Berita Terkait
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
9 Turnamen Bulu Tangkis Internasional yang Digelar di Indonesia pada 2026
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
-
Terima Bonus Rp2 Miliar, Alwi Farhan akan Investasikan untuk Beli Tanah hingga Rumah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP