Suara.com - Raffi Ahmad berlatih intensif untuk menghadapi Deddy Mahendra Desta dalam pertandingan tenis yang digelar Vindes Media bertajuk "Tiba-Tiba Tenis" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (12/11/2022).
"Senang menjadi bagian dari hajatnya Vindes ini. Pastinya ingin menghadirkan yang terbaik. Kalau soal menang kalah karena acaranya digarap serius jadi mainnya harus total," kata CEO RANS Entertainment itu dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa seperti dikutip dari Antara.
"Terakhir main SMP, tiga bulan belakangan ini gue main serius bulan pertama seminggu, sampai sekarang seminggu empat kali."
Sebagai sesama pemilik perusahaan media digital, Raffi memuji upaya Vincent Rompies dan Desta sebagai pemilik Vindes Media, untuk menggelar acara olahraga.
"Sesama media creator bisa berkolaborasi Vindes juga punya visi misi mendukung teman-teman di tenis, atlet-atlet agar tenis terus bagus," kata pemilik klub sepak bola RANS FC itu.
Bahkan, usai Tiba-Tiba Tenis, Raffi beniat memajukan olahraga tersebut dengan mendorong atletnya. Pemilik RANS PIK Baksetball itu mengisyaratkan kolaborasi dengan salah satu atlet tenis tanah air.
Sementara itu, Desta, yang mengaku menyukai tenis, tak mau kalah untuk melakukan persiapan.
Dari unggahan media sosial miliknya, Desta berlatih saat berada di Bali akhir Oktober.
Jika Raffi menggandeng petenis putra juara PON Papua Muhammad Rifqi Fitriadi untuk berlatih, maka Desta bermain tenis bersama petenis putra yang lebih berpengalaman, Christopher Rungkat.
Baca Juga: Desta Tantang Raffi Ahmad Tanding Tenis
Tidak hanya itu, di sela-sela kesibukannya pemotretan sebuah brand di Jepang, Desta bahkan menyempatkan diri berlatih sekaligus mencicipi lapangan tenis di Negeri Sakura itu.
"Saya memang senang bermain tenis terlepas ini memang rutin, dari almarhum bokap gue juga sudah senang. Waktu di Jepang pengen mencoba lapangan di sana sekalian persiapan. Lapangan di sana bagus sekali, belum pernah main di lapangan sebagus itu," kata Desta.
Desta berharap pertandingan melawan Raffi akan membuat masyarakat menyukai tenis sehingga akan muncul bibit-bibit baru sebagai regenerasi atlet tenis Indonesia.
"Dulu kita punya Yayuk Basuki, Angelique Wijaya, single belum ada lagi. Adanya saat ini yang double. Aldila masuk 51 dunia tapi double, belum ada sosok petenis yang mengalahkan peringkat dunia seperti dulu," ujar Desta.
"Mungkin dengan adanya pertandingan ini orang tua mau anaknya bermain tenis, ini mungkin jangka panjangnya," imbuhnya.
Meski melihat kemampuan Desta dalam bermain tenis lebih baik dibanding Raffi, menurut CEO Vindes Media Vincent Rompies mental akan menjadi hal yang menentukan pada pertandingan nanti.
Berita Terkait
-
Buktikan Diri ke Mantan Suami, Shyalimar Malik Siapkan Putranya Jadi The Next Raffi Ahmad
-
Saat Materi Pandji Pragiwaksono Jadi Urusan Polisi, Para 'Korban' Roasting Malah Santai Banget
-
Respons Raffi Ahmad Namanya Disebut Pandji Pragiwaksono di Mens Rea
-
Helikopter yang Ditumpangi Sempat Oleng, Raffi Ahmad Sudah Pasrah: Hidup dan Mati di Tangan Allah
-
Namanya Disebut di Mens Rea Pandji Pragiwaksono, Raffi Ahmad: Udah Biasa Digituin
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026
-
Regenerasi Terlihat, PBSI Bangga dengan Performa Pemain Muda di Indonesia Masters 2026
-
Alwi Farhan Bidik Level Elite Dunia usai Sabet Gelar Indonesia Masters 2026
-
Sapu Bersih Putaran Pertama, LavAni Kunci Gelar Juara Paruh Musim Proliga 2026
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026