Suara.com - Tim juara bertahan Proliga, Jakarta LaVani Allo Bank diambang juara putaran pertama kejuaraan bola voli paling bergengsi di Tanah Air sesuai mengalahkan Palembang Bank SumselBabel di GOR PSCC Palembang, Kamis (19/1), 3-2 (25-16, 21-25, 25-20, 22-25, 15-12).
Jakarta LaVani Allo Bank berdasarkan data yang dihimpun di Palembang, Jumat, kokoh di puncak klasemen sementara PLN Mobile Proliga 2023 dengan raihan 16 poin dan enam pertandingan. Tim milik Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini bahkan belum pernah kalah.
Predikat juara putaran pertama langsung bisa disandang Dio Zulfikri dan kawan-kawan jika pada laga terakhir putaran pertama pekan ketiga di Palembang dengan melawan Jakarta Bhayangkara Presisi pada Sabtu (21/1/202) bisa meraih hasil maksimal.
Melihat peluang juara putaran pertama di depan mata, asisten pelatih Jakarta LaVani Allo Bank Samsul Jais mengatakan bahwa jajaran pelatih meminta kepada para pemainnya agar tidak membuat kesalahan yang mendasar. Hal tersebut dilakukan agar langkah ke final four tidak terganjal.
"Juara putaran pertama belum apa-apa. Perjalanan kita masih jauh," kata mantan pelatih timnas putra itu seperti dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, saat menghadapi Palembang Bank SumselBabel timnya sudah sudah menemukan formulasi bermain yang tepat untuk mengamankan posisi di empat besar atau final four.
"Ini kentara pada set kelima. Anak-anak bisa menyerang karena ada defence, sehingga kita bisa counter attack dan menutup pertandingan untuk kemenangan LavAni,” kata Samsul Jais menegaskan.
Pelatih Palembang Bank SumselBabel, Joungtaek Lee mengungkapkan pertarungan timnya dengan LavAni adalah pertarungan yang sangat ketat meski secara umum kurang puas dengan hasil akhirnya.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu mengaku akan semaksimal mungkin menyiapkan tim demi mengambil tempat di final four. Apalagi masih ada dua pertandingan yang diharus dijalani.
Baca Juga: Hasil Proliga 2023: Tim Putri Gresik Petrokimia Tekuk Jakarta Elektrik PLN
Palembang Bank SumselBabel pada laga berikutnya akan menjamu tim Kudus Sukun Badak (21 Januari) dan Jakarta BNI 46 (22 Januari).
Sementara itu, Kapten tim Gunawan mengaku akan segera memperbaiki banyaknya kesalahan terkhusus saat menyerang dalam pertandingan menghadapi juara bertahan Proliga tahun lalu ini. Pihaknya optimistis timnya bakal lebih baik
“Hasil evaluasi bisa dilihat saat lawan LaVani. Tim mulai menunjukkan peningkatan dibanding pekan pertama dan kedua. Dua match selanjutnya kita akan membuktikan bisa lebih baik lagi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M