Suara.com - Dunia bulu tangkis Indonesia berduka. Pebulutangkis tunggal putra Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan tol Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Senin (20/3/2023) dini hari. Prestasi Syabda sepanjang kariernya pun menjadi kenangan yang tak bisa dilupakan.
Karier bulu tangkis Syabda dimulai saat dia bergabung dengan PB Djarum Kudus pada 2013 tepat saat usianya 12 tahun. Prestasinya mulai terlihat beberapa tahun kemudian. Dia menjuarai BWF Junior International Series pada nomor tunggal putra U-19. Capaian gemilangnya membuat Syabda masuk dalam jajaran pemain pelatnas untuk dikirim di Thomas Cup tiga tahun kemudian.
Syabda berhasil membuktikan taji di bulu tangksi setelah tampil gemilang di Thomas Cup 2022. Syabda memenangi pertandingan melawan tunggal putra Korea Selatan, Lee Yun Gyu dalam pertandingan tiga set. Kemenangan ini membawa Syabda melaju ke perempat final kejuaraan tersebut. Sayang, gelar juara gagal diraih setelah tunduk dari India di babak final.
Namun, prestasi Syabda tak berhenti sampai di situ. Meski gagal di Thomas Cup, di tahun yang sama Syabda berhasil menyabet juara dalam Lithuanian International 2022 dan Malaysia International 2022. Terakhir, Syabda berhasil menjuarai Iran International 2023 sehingga peringkatnya melesat ke 90 dunia.
Laki-laki kelahiran Jakarta, 25 Agustus, 21 tahun silam ini diketahui meninggal dalam kecelakaan saat akan berziarah ke makam sang nenek di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Nahas, mobil Toyota Camry yang dinaiki Syabda bersama keluarganya mengalami kecelakaan. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong. Sementara sang ibu meninggal di lokasi kecelakaan.
Jenazah Syabda dan ibundanya akhirnya dibawa dari Rumah Sakit Islam Al Ikhlas Pemalang menuju Sragen, Jawa Tengah. Atlet badminton itu dimakamkan satu liang lahat bersama ibundanya dan sang nenek.
Jenazah atlet 21 tahun itu dimakamkan di TPU Karaban yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah duka tepatnya di Dusun Ngroto, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen Senin (20/3/2023) malam. Jenazah Syabda dan ibunya, Anik Sulistyowati dibawa menggunakan dua ambulans yang berbeda. Sebelum dimakamkan, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka beberapa menit.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Sempat Berpacaran, Ribka Sugiarto Ikut Berduka Atas Meninggalnya Syabda Perkasa Belawa
Berita Terkait
-
Mengenang Syabda Perkasa Belawa, Obrolannya di Podcast Praveen Jordan Bikin Kangen dan Menitikkan Air Mata
-
Sebelum Berangkat ke Swiss Open 2023, Timnas Badminton Indonesia Lakukan Doa Bersama untuk Syabda Perkasa Belawa
-
Dilahirkan oleh Seorang Ibu, Atlet Bulu Tangkis Muda Ini Juga Meninggal Bersama Sang Ibu
-
Kisah Mengharukan, Ternyata Syabda Perkasa Belawa Sudah Janjian dengan Shesar Hiren Rhustavito untuk Lakukan Ini
-
Pebulu Tangkis Syabda Perkasa Dimakamkan Satu Liang Lahat Dengan Ibu dan Neneknya.
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026