Suara.com - Setelah penantian selama empat kali mengikuti SEA Games, karateka Sandi Firmansyah akhirnya meraih emas perdananya di edisi ke-32 dari ajang olahraga tersebut yang digelar di Kamboja.
“Emas ini sangat penting buat saya. Ini adalah SEA Games keempat yang saya ikuti dan baru kali ini saya menang emas,” ungkap Sandi saat dijumpai usai pertandingan karate SEA Games 2023 yang digelar di Chroy Changvar Convention Center Phnom Penh, Minggu (7/5/2023).
“Saya mengikuti SEA Games sejak 2017. Di SEA Games 2017 Malaysia saya mendapatkan dua perunggu, di (SEA Games) Filipina satu perunggu, dan di (SEA Games) Vietnam mendapatkan perak. Dan tahun ini alhamdulillah pecah telur mendapatkan emas,” ujarnya menambahkan seperti dimuat Antara.
Pertandingan final di nomor kumite perorangan putra (-84 kg) melawan perwakilan Filipina itu pun diakui Sandi berlangsung cukup menantang. Namun, Sandi akhirnya mampu bermain dengan sabar dan tampil lepas.
“Strategi kami memang seperti itu, harus sabar. Pertandingan tadi awalnya cukup keras, tapi pada final saya sudah dapat feeling yang enak dan mulai tampil lepas,” katanya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang senantiasa mendukungnya hingga bisa mendapatkan medali emas perdananya.
“Doa adalah yang paling penting, dan support dari tim yang luar biasa yang saya rasakan. Doa dari keluarga, masyarakat Indonesia, tim, manajer, para pelatih, dan rekan-rekan yang akhirnya membantu saya dan alhamdulillah juara,” ucap Sandi.
Lebih lanjut, Sandi mempersembahkan emas tersebut untuk keluarga kecilnya, terutama buah hati yang baru saja terlahir di dunia. Ia berharap, pencapaiannya kali ini mampu memotivasinya untuk berlatih lebih keras demi menggapai target berikutnya.
“Dan (target) paling penting adalah Asian Games di China nanti,” tegasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Selalu Clean Sheet di SEA Games 2023, Indra Sjafri: Sangat Membanggakan
Karate juga mengoleksi beberapa medali lainnya. Terdapat dua perak yang masing-masing diraih di nomor kumite perorangan dari Ari Saputra di nomor (-60 kg putra) dan Cok Istri Agung Sanistrayani di nomor (-55 kg putri).
Selain itu, ada empat medali perunggu di nomor kumite perorangan yang masing-masing didapatkan oleh Dessyinta Rakawuni Banurea (+68 kg putri), Ignatius Joshua Kandou (-75 kg putra), Ceyco Georgia Zefanya (-68 kg putri), dan Tebing Hutapea (-67 kg putra).
[Antara]
Berita Terkait
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
-
Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet, BRI & Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026