Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo mengatakan ASEAN Para Games 2023 Kamboja dapat menjadi pemanasan dan bekal para atlet paralimpik Indonesia menuju Asian Para Games 2023 Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris.
Untuk itu, ia ingin para atlet paralimpik Indonesia yang berjuang di ajang multicabang mendatang bisa menuai prestasi terbaik di Kamboja.
"Paradigma prestasi olahraga nasional memiliki target prestasi pada Paralimpic atau Paralimpiade. Artinya multievent ASEAN Para Games dan Asian Para Games kita jadikan sebagai target antara menuju Paralimpiade (Paris) mendatang," kata Menpora Dito dikutip dari laman resmi Kemenpora, Selasa (30/5/2023).
Menurut Menpora, hasil dari prestasi di ASEAN dan Asian Para Games akan menjadi faktor penentu untuk bisa melangkah ke ajang tertinggi Paralimpiade.
"Maka berjuanglah, bertandinglah semaksimal mungkin menjunjung tinggi sportivitas. Karena hasil ASEAN dan Asian Para Games dapat menjadi tolok ukur untuk perjuangan menuju paralimpiade mendatang," ujar Dito.
Lebih lanjut, Menpora menilai sepanjang sejarah Indonesia, kontingen Merah Putih selalu memperoleh hasil membanggakan, sehingga target untuk menjadi juara umum ASEAN Para Games selalu ada di depan mata.
"Pengalaman SEA Games Kamboja memang tuan rumah banyak ketidakadilan, tapi saya sudah sampaikan agar hal itu tidak menyurutkan semangat kita untuk tetap berjuang dan semoga semangatnya jadi lebih tinggi. Persiapan pelaksanaan APG ini, Kamboja banyak meminjam aset dan peralatan dari Indonesia karena memang Indonesia dinilai menjadi negara yang paling siap dalam pengembangan atlet difabel," jelas Dito.
Di sisi lain, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Andi Herman mengatakan pada ASEAN Para Games ke-12 ini, Skuad Garuda mengirim sebanyak 286 atlet dengan mengikuti 12 cabang olahraga.
Sedangkan total jumlah anggota kontingen Indonesia yang dikirim ke Kamboja sebanyak 500 orang.
Baca Juga: Indonesia Bidik Juara Umum ASEAN Para Games Kamboja 2023
Untuk target perolehan medali mencakup emas sebanyak 121 medali, perak sebanyak 92 medali, dan perunggu sebanyak 84 medali.
ASEAN Para Games 2023 Kamboja akan digelar pada 3 hingga 9 Juni.
[Antara]
Berita Terkait
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
Ikut Jokowi ke Arab, Keterangan Dito Ariotedjo Disebut Kuatkan Bukti Soal Pembagian Kuota Haji
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Pernyataan Eks Menpora Dito Pasca Diperiksa KPK soal Kasus Kuota Haji
-
Skandal Kuota Haji Rp1 T: Dito Beberkan Obrolan Makan Siang Jokowi dan Pangeran MBS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia