Suara.com - Pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin merebut pole keduanya musim ini setelah menjadi yang terdepan di babak kualifikasi MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Sabtu (30/9/2023).
Martin berada di depan pemimpin klasemen sementara Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dengan unggul tipis 0,171 detik saja. Sementara Jack Miller (Red Bull KTM) kembali ke barisan depan dengan finis di P3 dan terpaut sangat tipis dari Bagnaia dengan 0,182 detik saja.
“Saya merasa kuat sekali (pada sesi kualifikasi),” kata Martin, dikutip ANTARA dari laman resmi MotoGP.
Bagnaia yang baru saja pulih dari cederanya beberapa waktu lalu pun menilai penampilannya hari ini cukup baik walaupun tidak mendapatkan pole. “Saya kira kami telah membuat langkah baru sedikit demi sedikit,” ujar pembalap yang akrab disapa Pecco itu.
Bagi Miller, ia merasakan posisi yang ia raih di kualifikasi merupakan sebuah kemajuan pesat. “Kami berkembang lebih baik, terus lebih baik di setiap sesinya!” kata Miller.
Lebih lanjut, Marco Bezzecchi (Mooney VR46) berhasil bangkit dari kecelakaan yang menimpanya di awal balapan hingga akhirnya finis di posisi keempat, terpaut tipis 0,426 detik saja dari Martin.
Melengkapi 10 besar, ada Brad Binder (Red Bull KTM), Fabio Digiannantonio (Gresini Racing), Marc Marquez (Repsol Honda), Maverick Vinales (Aprilia Racing), Aleix Espargaro (Aprilia Racing), dan Johann Zarco (Prima Pramac).
Sementara itu, Alex Rins (LCR Honda) tidak akan tampil di MotoGP Jepang karena cedera yang dialaminya dinilai belum pulih total dan tidak memungkinkannya untuk kembali balapan dalam durasi panjang.
Rins mengatakan merasa nyeri di kaki kanannya. Ia sebelumnya memang mengalami patah kaki saat terjatuh di sesi Sprint MotoGP Italia pada Juni.
Baca Juga: Jelang MotoGP Jepang, Marc Marquez Fokus Pada Hal Ini
“Alex Rins dinyatakan tidak laik balapan karena rasa sakit yang dia rasakan hari ini pada kaki kanannya saat melakukan sesi uji coba di trek. Kami bangga dengan usahanya, terima kasih telah mencoba, Alex!” kata tim LCR Honda melalui laman media sosial X.
Adapun Rins ditargetkan untuk pulih sepenuhnya pada MotoGP Mandalika, 13-15 Oktober.
Sebelumnya, pembalap asal Spanyol itu memang memaksakan diri untuk kembali balapan di sirkuit kandang Honda di Motegi. Ia menilai perkembangannya sudah sangat positif, meskipun memakan banyak waktu agar bisa pulih dan bersaing lagi di MotoGP musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora