Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Ginting mengatakan dukungan dan semangat dari para suporter Indonesia yang hadir langsung di K.D.Jadhav Indoor Hall, Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, menjadi pemacu baginya bisa maju ke babak perempat final India Open 2024.
Hal itu Ginting pastikan setelah mengunci kemenangan atas wakil Jepang Kenta Nishimoto 21-8, 21-17 pada babak 16 besar turnamen tersebut, Kamis (18/1/2024).
“Cukup senang dengan antusiasme penonton yang mendukung saya hari ini. Semoga dengan pertandingan tadi bisa menghibur mereka,” kata Ginting, dikutip ANTARA dari keterangan singkat PP PBSI.
Mengenai jalannya pertandingan, Ginting yang turun sebagai unggulan keempat tersebut memang sudah mendominasi sejak gim pertama. Ia terus memimpin dan tidak memberikan kesempatan untuk Nishimoto mengembangkan variasi serangan.
“Semua strategi juga berjalan lancar sehingga membuat lawan tidak bisa keluar dari tekanan terutama di gim pertama,” kata Ginting.
Beralih ke gim kedua, Ginting mengakui bahwa lawan mencoba mengubah pola permainan. Namun, tunggal putra peringkat empat dunia itu pun dapat mengantisipasinya dengan baik dan tenang, sehingga mampu mempertahankan keunggulan sekaligus mencegah wakil Jepang untuk beradu di rubber game.
“Di gim kedua pastinya dia mau mengubah arah permainan tapi saya bisa membacanya. Memang ada mengadu sehingga poinnya cukup ketat,” kata Ginting.
Lebih lanjut, kunci utama dari kemenangan Ginting hari ini adalah dengan bermain agresif, tapi juga sabar dan tidak terburu-buru.
“Hari ini coba bermain agresif tapi lebih sabar, lebih tidak terburu-buru. Juga semaksimal mungkin tidak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri dan Puji Tuhan hari ini cukup berhasil,” ujar dia.
Baca Juga: Hasil India Open 2024: Rehan/Lisa Disingkirkan Pasangan Taiwan di Babak 16 Besar
Dengan ini, maka Ginting akan bertemu dengan tunggal putra Hong Kong Lee Cheuk Yiu di babak delapan besar India Open 2024.
Sejauh ini, dari lima wakil yang bertanding pada babak kedua turnamen BWF Super 750 hari ini, Ginting masih menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke perempat final.
Sebelumnya, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putra Jonatan Christie, dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati menelan kekalahan di babak kedua.
Masih ada satu wakil Indonesia yang berlaga di babak ini, yakni ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang bakal berhadapan dengan Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard dari Denmark.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga