Suara.com - Juara dunia tiga kali Max Verstappen memenangi F1 GP Jepang pada Minggu (7/4/2024), dengan mengungguli rekan setimnya, Sergio Perez, untuk membuat Red Bull finis di posisi satu dan dua.
Verstappen gagal finis di Grand Prix Australia dua pekan silam, tetapi ia mengendalikan seluruh jalannya balapan di Suzuka setelah mengawalinya dari posisi start terdepan dan mencatatkan kemenangan ketiganya dari empat Grand Prix musim ini, demikian dikutip dari AFP.
Pembalap Belanda itu finis dengan keunggulan 12,535 detik atas Perez. Perez sendiri finis di posisi kedua dengan mengungguli pembalap Ferrari Carlos Sainz yang berada di posisi ketiga.
Verstappen kembali ke penampilan terbaiknya setelah mengalami masalah rem di Melbourne, yang membuat ia gagal menyelesaikan balapan untuk pertama kalinya dalam rentang waktu dua tahun.
Ia start dari pole position untuk keempat kalinya dalam empat balapan musim ini, dan mengukuhkan dominasinya di balapan ini dengan mengungguli Perez sejak tikungan pertama.
Verstappen mengatakan pada pekan ini bahwa Suzuka merupakan salah satu sirkuit favoritnya, dan ia kini telah tiga kali secara berturut-turut memenangi Grand Prix Jepang.
Sainz yang finis di posisi ketiga, unggul atas rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc.
Pembalap McLaren Lando Norris, berada di posisi kelima, mengungguli Fernando Alonso yang membalap untuk Aston Martin.
Pembalap Mercedes George Russel mengungguli Oscar Piastri untuk berada di posisi ketujuh, sedangkan Lewis Hamilton menduduki posisi kesembilan untuk Mercedes.
Baca Juga: Kabar 2 Pemain Abroad Timnas Indonesia, Beda Nasib Marselino dan Ragnar Oratmangoen
Pembalap tuan rumah Yuki Tsunoda berada di posisi kesepuluh untuk Red Bull. Ia mencatatkan poin untuk pertama kalinya pada grand prix di kandang sendiri.
Balapan itu sempat diwarnai bendera merah pada lap kedua, setelah pembalap Daniel Ricciardo dan Alex Albon asal Williams saling bertubrukan.
Sayap depan mobil Albon terjepit di bagian belakang mobil Ricciardo saat mereka berduel untuk mencari posisi terbaik, dan keduanya membentur tembok pembatas. Setelah itu, kedua pembalap itu harus keluar dari balapan.
Persaingan di antara pembalap sisanya kemudian diteruskan, dan Verstappen melaju kencang untuk meninggalkan Perez.
Leclerc sempat mengambil alih posisi terdepan setelah Verstappen masuk pit pada lap ke-17, namun ia mampu merebut kembali posisi itu empat lap kemudian.
Verstappen dan Perez bersaing keras untuk merebut posisi terdepan, sehingga Norris berjuang keras mempertahankan posisi ketiga dari dua pembalap Ferrari. Sayangnya keputusan yang keliru dari Norris membuat pembalap McLaren itu gagal finis di podium.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati