Suara.com - Atlet para bulu tangkis Indonesia, Khalimatus Sadiyah, menikmati proses adaptasi awal menuju Paralimpiade Paris 2024.
Udara sejuk Paris justru mengingatkannya pada daerah wisata Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar.
Rombongan besar kontingen Indonesia, termasuk sembilan atlet para bulu tangkis, sudah tiba di Paris pada Rabu (21/8/2024). Dalam dua hari ini, tim para bulu tangkis Indonesia menjalani kegiatan di venue latihan yang disediakan panitia Paralimpiade 2024.
Tak ada kendala berarti yang dialami atlet para bulu tangkis Indonesia. Khalimatus Sadiyah menyebut udara sejuk di Paris justru mengingatkannya pada daerah wisata Tawangmangu yang pernah dikunjunginya.
"Adaptasi awal ini aman semuanya. Cuaca di Paris hampir sama seperti ketika di Tawangmangu," kata Khalimatus Sadiyah dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (26/8/2024).
Para bulu tangkis Indonesia masih menunggu jadwal untuk bisa mencoba venue pertandingan. Setiap kontingen diberi kesempatan satu hari untuk mencoba Paris Arena II yang menjadi venue bulu tangkis pada Paralimpiade 2024
"Kita baru warming up saja, karena belum mencoba lapangan. Jadi kita masih belum tahu (kondisi venue)," tutur Khalimatus Sadiyah.
Pada ajang Paralimpiade 2024, Khalimatus Sadiyah akan turun di nomor tunggal putri klasifikasi SL (standing lower) 4 dan ganda campuran klasifikasi SL (standing lower) 3 - SU (standing upper) 5 berpasangan dengan Fredy Setiawan.
Ada harapan untuk nomor ganda campuran SL 3 - SU 5 terjadi All Indonesian Final. Selain pasangan Khalimatus-Fredy Setiawan, Indonesia juga punya Leani Ratri Oktila-Hikmat Ramdani.
Baca Juga: Kini Punya 3 Hunian, Ganjar Pranowo Dulu Hidup Susah sampai Pernah Diusir dari Rumah Sendiri
"Inginnya dikasih yang terbaik. Mohon doanya saja," ucap Khalimatus Sadiyah.
Adaptasi mulus tim para bulu tangkis Indonesia juga dirasakan Leani Ratri Oktila. Khusus untuk adaptasi makanan, Leani Ratri ternyata sudah mempersiapkan diri selama setahun.
"Makanannya cocok karena untuk mempersiapkan diri menuju Paralimpiade ini, saya sudah lebih dari setahun tidak makan nasi," papar Leani Ratri.
Dihapusnya nomor ganda putri SL 3 - SU 5 membuat Leani Ratri bisa fokus penuh pada nomor tunggal putri SL 4 dan ganda campuran SL 3 - SU 5 bersama Hikmat Ramdani.
"Saya rasa sekarang saya bisa lebih baik daripada yang kemarin. Mungkin karena saya dalam masa setelah hamil dan melahirkan. Memang banyak perubahan tetapi saya juga mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Saya rasa tahun ini saya bisa maksimal," tegas Leani Ratri.
Tim kepelatihan para bulu tangkis Indonesia melihat potensi untuk memperoleh satu medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati