Suara.com - Ajang UFC 310 yang akan berlangsung pada akhir pekan nanti, Minggu 8 Desember akan diramaikan seorang petarung MMA asal Jepang, Kai Asakura.
Kai Asakura akan tanding di duel utama UFC 310, setelah petarung 31 tahun ini resmi menandatangani kontrak dengan UFC.
Asakura akan memperebutkan gelar juara kelas flyweight melawan Alexandre Pantoja. Kesempatan istimewa bagi Asakura karena tidak semua debutan dapat kesempatan untuk perebutan sabuk juara.
Sosok kelahiran Toyohashi, Jepang itu pernah menjadi juara MMA di RIZIN Fighting Federation pada kelas bantamweight di negara asalnya. Ia memiliki basis bertarung Karate dan Sumo.
Saat menumbangkan juara kelas bantamweight Kyori Horiguchi, Asakura berhasil menyelesaikan duel tersebut pada ronde pertama. Selama di RIZIN FF, Asakura telah menorehkan rekor 21 menang dan empat kalah. Lawannya, Alexandre Pantoja memiliki rekor 28 menang dan lima kalah di UFC.
Asakura memiliki pengalaman mumpuni untuk memasuki oktagon. Ia memulai debut sebagai Petarung MMA secara profesional pada 2012. Selanjutnya petarung asal Jepang tersebut bergabung di RIZIN FF pada 2017.
Dalam debutnya di RIZIN FF, Asakura mampu mengalahkan Kizaemon Saiga di ronde dua. Asakura memiliki tingkat penyelesaian duel yang baik. Ia mampu mengalahkan lawan-lawan terkenal, seperti Kyoji Horiguchi, Juan Archuleta hingga petarung UFC Manel Kape.
Asakura akan menjalani debutnya di UFC 310. Ia mengklaim tidak khawatir menjelang duel melawan Alexandre Pantoja di T-Mobile Arena Las Vega, Amerika Serikat.
Dilansir dari MMAJunkie, Asakura menyatakan dirinya bukan petarung biasa karena memiliki pengalaman mumpuni saat mengalahkan mantan petarung UFC yang ada di RIZIN FF.
Baca Juga: 5 Petarung UFC Pensiun Dini Gegara Cedera: Nomor 3 Berstatus Legenda
“Saya tidak bermaksud untuk menyombongkan diri atau mengatakan sesuatu yang tidak pantas. Tetapi jika anda melihat karier saya di RIZIN FF, saya telah mengalahkan banyak petarung yang pernah bermain di UFC,” tutup Asakura.
Sebelumnya Asakura akan menghadapi lawan di urutan ketiga di kelas flyweight. Namun rencana itu telah berubah pihak UFC menjadwalkan langsung melawan juara kelas flyweight Alexandre Pantoja.
Berita Terkait
-
5 Petarung UFC Pensiun Dini Gegara Cedera: Nomor 3 Berstatus Legenda
-
Bedah TWS Plot Twist, Lagu Debut yang Dinominasikan Daesang di MMA 2024
-
Apa Itu Infeksi Tulang Kaki? Cedera Belal Muhammad hingga Mundur dari UFC 310
-
5 Cedera yang Kerap Dialami Petarung UFC: Nomor 4 Bikin Conor McGregor Menderita
-
Dari Oktagon ke Layar Lebar: 5 Film yang Terinspirasi Perjuangan Petarung UFC
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026