- Fajar/Fikri kembali bertemu ganda Denmark yang sempat merepotkan mereka di Denmark Open.
- Duo Indonesia masih beradaptasi dengan kondisi lapangan di Rennes.
- Fokus dan konsistensi jadi kunci agar bisa melangkah lebih jauh di French Open 2025.
Suara.com - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tengah bersiap menghadapi tantangan berat di babak kedua French Open 2025. Mereka bakal berhadapan dengan pasangan Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, di Glaz Arena, Prancis, Kamis (23/10).
Fajar tak menampik laga ini akan berjalan sengit. Ia menilai lawan sudah mereka kenal dengan baik, mengingat kedua pasangan baru saja bertemu di ajang Denmark Open pekan lalu—partai yang berakhir dengan kemenangan tipis 21-16, 18-21, 21-18 untuk Fajar/Fikri.
“Kami harus jaga fokus dari awal sampai pertandingan berakhir,” ujar Fajar dikutip dari keterangan resmi PBSI, Kamis (23/10/2025).
Untuk melangkah ke babak kedua, pasangan berjuluk The FajRi itu sebelumnya mengalahkan ganda China Huang Di/Liu Yang dengan skor 21-16, sebelum lawan mundur akibat cedera.
Meski sukses di laga perdana, Fajar mengakui masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan arena di Rennes yang terasa berbeda dari turnamen sebelumnya.
“Waktu mencoba lapangan belum terlalu banyak karena jadwalnya mepet, jadi kami lebih fokus penyesuaian,” kata Fajar.
Fajar juga menegaskan bahwa dirinya dan Fikri tidak ingin terbebani target berlebihan. Fokus utama mereka saat ini adalah menjaga performa dan menikmati setiap proses pertandingan.
“Untuk targetnya pasti ingin lebih baik, tetapi kami mau menikmati prosesnya dulu, apalagi partner saya juga masih baru,” ujar Fajar menutup.
Dengan semangat konsistensi dan kewaspadaan penuh, Fajar/Fikri berharap bisa melanjutkan langkah gemilang Indonesia di pentas BWF World Tour Super 750 ini, demikian Antara.
Baca Juga: Denmark Open 2025: Kalah di Final, Fajar/Fikri Kecewa karena Banyak Kesalahan Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field
-
Jelang Debut di Piala Uber 2026, Febi Setianingrum: Tegang, Tapi Saya Yakin
-
Adaptasi Shuttlecock Cepat Jadi Fokus Tim Indonesia Jelang Piala Thomas & Uber 2026
-
Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator
-
Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini