-
Ada juga atlet senam artistik keturunan Indonesia yang membela Belanda tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
-
Tidak hanya satu atlet bahkan sampai tiga orang, mereka adalah Jermain Grunberg, Bart Deurloo dan Loran de Munck.
-
Salah satu yang menarik untuk diulas ialah Jermain Grunberg, si manusia titanium.
Suara.com - Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang dihelat di Jakarta beberapa waktu lalu menyisakan fakta menarik soal atlet keturunan Indonesia.
Selama ini kita hanya mengetahui pemain keturunan Indonesia di Belanda, ternyata tidak hanya pesepak bola.
Ada juga atlet senam artistik keturunan Indonesia yang membela Belanda tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Tidak hanya satu atlet bahkan sampai tiga orang, mereka adalah Jermain Grunberg, Bart Deurloo dan Loran de Munck.
Salah satu yang menarik untuk diulas ialah Jermain Grunberg, si manusia titanium.
Dilansir dari brabantsport, lahir di Tilburg, Jermain mulai berlatih senam sejak usia sembilan tahun di klub Flik-Flak, Den Bosch.
“Saya pindah ke Den Bosch waktu umur delapan belas. Sekarang saya tinggal hanya empat menit dari tempat latihan. Enak banget, karena saya bukan orang yang suka bangun pagi,” ujarnya.
Darah Indonesia didapat Jermain dari sang ayah.
"Saya selalu ingin ke Indonesia, karena itu tanah asal ayah saya. Kalau bisa tampil di sana, itu akan jadi momen luar biasa,” katanya.
Baca Juga: Nasib Pemain Keturunan Indonesia Berbandrol Rp596 M Usai Aston Villa Gebuk Man City
“Kalau nanti ke Indonesia atau LA, pasti fokusnya di kompetisi. Tapi jujur, saya juga ingin jalan-jalan dan lihat budaya lokal. Menurut saya, kalau liburan itu harus menikmati alam dan budaya, bukan cuma keluar malam,” ujarnya.
Dijuluki manusia titanium, Jermain sangat displin dalam urusan latihan dan gaya hidup.
“Biasanya saya bangun jam 08.30, sarapan roti, minum kopi, dan siap latihan jam sepuluh. Sesi pagi dua jam, lalu istirahat dua jam di rumah. Kadang main game atau nonton Netflix, terus lanjut latihan sore sampai jam enam. Setelah itu makan malam, lalu tidur. Besoknya ya diulang lagi,” terang atlet yang mengaku sebagai fans Real Madrid tersebut.
Pada usia 15 tahun, ia sudah mewakili Belanda di Kejuaraan Eropa Junior 2016, di mana tim Belanda menempati posisi ke-21.
Dua tahun kemudian, pada edisi 2018, Grunberg kembali tampil dan membawa timnya finis di urutan ke-22.
Tahun 2021 menjadi masa terberat dalam kariernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026
-
Regenerasi Terlihat, PBSI Bangga dengan Performa Pemain Muda di Indonesia Masters 2026
-
Alwi Farhan Bidik Level Elite Dunia usai Sabet Gelar Indonesia Masters 2026
-
Sapu Bersih Putaran Pertama, LavAni Kunci Gelar Juara Paruh Musim Proliga 2026
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026