Indonesia mengirim 39 atlet ke Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, tampil di tujuh cabang olahraga termasuk pencak silat ekshibisi.
Meski tidak turun dengan kekuatan penuh karena fokus SEA Games, kontingen tetap menargetkan hasil terbaik lewat cabang andalan seperti anggar dan angkat besi.
Indonesia ingin mengulang sukses ISG 2013 setelah sebelumnya finis peringkat ketujuh di Konya 2022.
Suara.com - Indonesia akan menurunkan 39 atlet untuk berpartisipasi dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 7–21 November 2025.
Para wakil Merah Putih akan berlaga di tujuh cabang olahraga, termasuk pencak silat yang masuk dalam nomor ekshibisi.
Meski tidak tampil dengan kekuatan penuh karena sebagian atlet fokus mempersiapkan diri menuju SEA Games 2025 di Thailand, Indonesia tetap menargetkan hasil maksimal di ajang multievent negara-negara Islam tersebut.
Cabang anggar menjadi penyumbang kontingen terbanyak dengan 12 atlet, disusul angkat besi yang mengirim sembilan lifter.
Selanjutnya, renang menurunkan delapan perenang, sedangkan muaythai dan gulat masing-masing diwakili oleh tiga atlet. Adapun pencak silat dan balap unta mengirim dua atlet.
ISG 2025 diikuti oleh 57 negara anggota dan mempertandingkan 21 cabang olahraga utama. Indonesia sendiri memiliki catatan gemilang di ajang ini, terutama saat menjadi juara umum pada ISG 2013 di Palembang dengan raihan 36 emas, 34 perak, dan 34 perunggu.
Sementara itu, pada edisi 2022 di Konya, Turki, Indonesia menempati peringkat ketujuh setelah mengoleksi 13 emas, 14 perak, dan 29 perunggu.
Daftar Atlet Indonesia di Islamic Solidarity Games 2025:
Renang:
Baca Juga: Statistik Pemain Diaspora Timnas Indonesia, Siapa Paling Gacor?
Joe Aditya Wijaya Kurniawan
Muhammad Dwiky Raharjo
Farrel Armandio Tangkas
Jason Donovan Yusuf
Adellia
Nadia Aisha Nurazmi
Azzahra Permatahani
Flairene Candrea
Anggar:
Dita Afriadi
Aldo Pratama Arjoni
Ricky Dhisullimah
Zaydan Kariim
A. Akbar Wirasatuhu Luqman
Arval Raziel Ridwan Sundara
Siti Putri Amalia
Jesyca Emilia
Alma Fauziah Ismail
Nazwa Salwa Nissa
Indah Nur Safarin
Putri Yanti
Muaythai:
Ardiansyah
Antonia Bui Ola
Angelina Runtukahu
Angkat Besi:
Berita Terkait
-
Statistik Pemain Diaspora Timnas Indonesia, Siapa Paling Gacor?
-
Timnas Indonesia U-17 Lawan Brasil: Adu Taktik Dudu Patetuci vs Nova Arianto
-
Survei BI: Harga Properti Stagnan, Penjualan Rumah Kelas Menengah Turun
-
Korsel dan Irak Bakal Jadi Lawan Berat Indonesia di Fase Grup Piala Asia Futsal 2026
-
Piala Dunia U-17: 3 Momen Timnas Indonesia yang Bikin Gemas di Laga Kontra Zambia
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar