- Ana/Trias kalahkan unggulan keempat India dalam dua gim cepat.
- Strategi menyerang sejak awal jadi kunci kemenangan.
- Menargetkan peningkatan konsistensi dan performa di level turnamen tinggi.
Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, membuka perjalanan mereka di BWF World Tour Super 500 Australian Open 2025 dengan hasil yang sangat impresif.
Pasangan muda itu langsung membuat kejutan besar pada laga pembuka, Selasa (18/11/2025) setelah menumbangkan unggulan keempat asal India Treesa Jolly/Gayatri G. Pullela di Quaycentre, Olympic Boulevard.
Ana/Trias tampil tanpa kompromi. Mereka menutup pertandingan babak 32 besar hanya dalam dua gim dengan skor telak 21-10, 21-14.
Usai laga, Febriana mengungkapkan bahwa agresivitas menjadi kunci utama permainan mereka hari itu.
“Dari awal kami sudah menekan mereka. Kami memang berencana untuk terus menyerang dengan kondisi lapangan yang cukup oke untuk bermain agresif,” ujar Ana melalui keterangan resmi PBSI.
Strategi tersebut terbukti efektif. Sejak reli-reli awal gim pertama, Ana/Trias tak memberi ruang bagi Treesa/Gayatri untuk mengembangkan permainan.
Tekanan konstan membuat lawan sering kehilangan momentum, sementara sisi Indonesia bermain lebih lepas dan percaya diri.
Kemenangan penting ini, menurut Ana, bukan hanya soal langkah ke babak berikutnya, tetapi juga bagian dari proses menuju performa yang lebih stabil di turnamen-turnamen besar.
“Di Australian Open ini kami ingin memaksimalkan kesempatan yang ada, jadi kami harus terus dalam kondisi yang fit. Recovery yang bagus, mempertahankan yang sudah baik, dan memperbaiki apa yang masih kurang dari permainan hari ini,” katanya menambahkan.
Baca Juga: PBSI Patok Target Tinggi di Kumamoto Masters 2025 Dan Australia Open 2025
Dengan hasil ini, Febriana/Meilysa berhak atas tiket ke babak 16 besar.
Mereka akan menunggu pemenang dari duel Helen/Chan/Shixin Han (Australia) melawan Alphonsa Bijomon/Xiwen Liang, demikian Antara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026