- Tim review mengevaluasi cabang olahraga, jumlah atlet, dan target medali Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025.
- Seleksi atlet berbulan-bulan dilakukan langsung di pelatnas, mempertimbangkan potensi jangka panjang menuju Asian Games dan Olimpiade.
- Pengurus cabor telah menyepakati target 80 medali emas yang ditetapkan pemerintah setelah proses dialog realistis.
Suara.com - Jelang SEA Games Thailand 2025, tim review bergerak cepat menuntaskan rangkaian evaluasi panjang untuk memutuskan cabang olahraga yang diikuti, jumlah atlet yang diberangkatkan, hingga target medali yang diburu kontingen Indonesia.
Seluruh proses dilakukan ketat agar atlet yang mewakili Merah Putih benar-benar sosok terbaik dengan peluang besar meraih podium.
Seleksi yang berlangsung berbulan-bulan ini tidak hanya menimbang potensi di SEA Games saja, tetapi juga mengarah pada kesinambungan prestasi menuju ajang lebih besar seperti Asian Games dan Olimpiade.
Harapannya, atlet yang terpilih mampu memberikan dampak jangka panjang bagi olahraga Indonesia.
Anggota tim review, Del Asri, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan langsung di pelatnas.
Mereka berdialog dengan pelatih dan atlet untuk melihat kesiapan sekaligus memetakan kekuatan tiap cabang olahraga secara objektif.
Proses transparan inilah yang membuat pengurus cabor menerima dan menyepakati target medali yang ditetapkan pemerintah.
"Maka soal jumlah target medali, setiap cabor juga telah sepakat dan satu suara dengan hasil review kami yang telah disampaikan oleh Kemenpora," kata Del Asri dalam keterangan tertulis.
"Kami berunding, menjelaskan kepada setiap cabor, dan mengajak sama-berpikir realistis mengenai kondisi kekuatan kita di persaingan Asia Tenggara," tambahnya.
Baca Juga: Tak Putar Lagu Kebangsaan Laos dan Vietnam, Panitia SEA Games 2025 Buka Suara
Dengan target 80 medali emas yang telah diumumkan Menpora Erick Thohir, tim review berharap atlet-atlet Indonesia menjadikan angka tersebut sebagai pemicu semangat.
Del Asri menyebut keyakinannya bahwa peluang Indonesia melampaui target sangat terbuka.
"Saya harap para atlet sebisa mungkin melampaui target yang diberikan. Kami yakin motivasi dan optimisme tinggi kontingen kita bisa mengantarkan Indonesia melampaui target yang ada," ujar Del Asri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh