- Putri Kusuma Wardani mengikuti Malaysia Open 2026 di Kuala Lumpur sebagai ajang mengukur kesiapan pasca jeda antarmusim.
- Persiapan 10 hari difokuskan pada penguatan fisik intensif sebelum beralih ke aspek teknik permainan.
- Putri memanfaatkan turnamen Super 1000 tersebut sebagai sarana adaptasi ritme permainan awal tahun 2026.
Suara.com - Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani memanfaatkan Malaysia Open 2026 sebagai ajang untuk mengukur kesiapan permainan setelah menjalani masa jeda antarmusim.
Turnamen Super 1000 yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6,11 Januari itu menjadi kesempatan awal bagi Putri untuk kembali menemukan kondisi ideal usai tampil di World Tour Finals 2025.
Putri mengungkapkan dirinya baru kembali menjalani latihan dengan intensitas penuh setelah mendapat waktu istirahat dari tim pelatih.
"Pelatih memberi libur beberapa hari dan alhamdulillah sekarang sudah kembali fresh," kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu.
Menurut Putri, persiapan menuju Malaysia Open dijalani sekitar 10 hari. Pada fase awal, program latihan difokuskan pada penguatan fisik sebelum beralih ke aspek teknik.
"Fisik menjadi fokus dan latihannya diperberat. Dua hari terakhir baru lebih ke teknik," ujarnya.
Mengawali musim dari turnamen level Super 1000 membuat Putri memilih untuk tidak memasang target tinggi. Ia menilai ajang pembuka musim lebih tepat dimanfaatkan sebagai sarana adaptasi sebelum menghadapi rangkaian turnamen sepanjang 2026.
"Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak," kata Putri.
Malaysia Open dikenal sebagai salah satu turnamen dengan tingkat persaingan tinggi pada awal tahun. Considerasi tersebut membuat Putri menjadikannya sebagai langkah awal untuk mengembalikan ritme permainan sebelum memasuki kalender kompetisi yang padat.
Baca Juga: Alwi Farhan Jadikan Malaysia Open 2026 Titik Awal Perburuan Tiket BWF World Tour Finals
Pada Malaysia Open 2026, Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri setelah Gregoria Mariska Tunjung mendapatkan proteksi peringkat guna menjalani pemulihan kondisi vertigo.
Sementara itu, sektor tunggal putra Indonesia diisi oleh Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Di nomor ganda putra, PBSI menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.
Untuk sektor ganda putri, Indonesia hanya mengandalkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Adapun sektor ganda campuran diwakili Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Indonesia terakhir kali meraih gelar Malaysia Open pada 2023 melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto setelah mengalahkan wakil China, Liang Weikeng/Wang Chang, dengan skor 21-18, 18-21, 21-13.
(Antara)
Berita Terkait
-
Alwi Farhan Jadikan Malaysia Open 2026 Titik Awal Perburuan Tiket BWF World Tour Finals
-
Ranking BWF Tunggal Putri 2026: Indonesia Masih Bertumpu pada Putri Kusuma Wardani
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
Daftar 10 Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026, Padukan Pemain Elite hingga Non Pelatnas
-
Kalah Dramatis dari Akane, Putri KW Siap Habis-habisan Lawan Tomoka Miyazaki
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jadi Cabor Prestasi, 150 Atlet Buru Poin Ranking Nasional Padel di Future Junior Championship
-
Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat