- Tim para atletik Indonesia dengan 56 atlet akan berlaga di APG 2025 Thailand tanpa merasa terbebani target 25 medali emas.
- Thailand diprediksi menjadi pesaing utama dalam perebutan target medali karena statusnya sebagai tuan rumah penyelenggara.
- Atlet debutan I Kadek Dwi Purwana Yasa menargetkan medali emas terutama pada nomor andalannya yaitu lempar cakram.
Suara.com - Tim para atletik Indonesia tak merasa terbebani dengan target 25 medali emas dalam ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, 20-26 Januari 2026.
Tim para atletik yang berkekuatan 56 atlet siap menampilkan performa terbaik yang sudah dilatih secara maksimal selama pelatihan nasional (Pelatnas) di Kota Solo.
"Kita sampaikan kepada tim pelatih dan para atlet agar target 25 medali emas ini tidak dijadikan beban, namun dijadikan sebagai sebuah tantangan agar bertanding dengan penuh semangat, sehingga targetnya bisa tercapai," kata pelatih para atletik Indonesia, Slamet Widodo, Kamis (15/1/26).
Slamet menjelaskan, tim para atletik Indonesia datang ke Thailand dengan 40 persen wajah baru. I Kadek Dwi Purwana Yasa dkk. terpantau saat tampil di Kota Solo dalam event Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024.
Mereka sudah dipersiapkan untuk menghadapi lawan-lawan berlabel atlet internasional, terutama dari tuan rumah Thailand. Slamet meyakini Thailand masih akan menjadi pesaing utama Indonesia dalam memenuhi target 25 medali emas.
"Saingan kita dari dulu memang Thailand, apalagi sekarang statusnya sebagai tuan rumah. Otomatis mereka lebih siap segalanya, terutama nomor-nomor yang dipertandingkan," ungkap Slamet.
Slamet optimistis seluruh atlet yang dibawa ke Thailand sudah siap bersaing dengan Thailand dan atlet dari negara lain. Cuaca yang tak jauh berbeda memudahkan para atlet dalam beradaptasi.
"Dari sisi venue termasuk bagus karena sudah berstandar internasional. Sementara dari segi cuaca juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Saya yakin para atlet bisa cepat menyesuaikan diri," ucap Slamet.
Bidik Emas Lempar Cakram
Baca Juga: Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI
Sementara itu, I Kadek Dwi Purwana Yasa yang menjadi salah satu debutan di APG 2025 menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan medali.
Atlet asal Bali ini tak merasakan ketegangan menuju multievent olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara ini.
Kadek sudah beberapa kali mengikuti ajang internasional, termasuk yang terbaru Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab. Kadek tampil luar biasa dengan membawa pulang tiga medali emas ke Tanah Air.
"Persiapan saya sudah 100 persen. Dari segi mental maupun fisik sudah siap semua. Tidak ada rasa nervous karena mungkin sudah pernah ikut pertandingan internasional," tegas Kadek.
Kadek akan turun di nomor lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru. Dari tiga nomor ini, Kadek menjadikan lempar cakram sebagai nomor andalannya.
"Soal peta kekuatan, saya belum tahu gambarannya seperti apa, terutama atlet-atlet yang juga baru pertama ikut ASEAN Para Games. Semoga nomor cakram saya bisa dapat emas," ucap atlet berusia 17 tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas