- Pembangunan hunian vertikal di Kampung Bandan oleh PT AL Qilaa International Indonesia adalah realisasi program tiga juta rumah Presiden Prabowo.
- Tahap awal menawarkan unit 25m persegi dan 36m persegi mulai Rp360 juta, dengan fasilitas KPA difasilitasi BTN.
- Hunian mengusung konsep smart towers terintegrasi fasilitas pendukung untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas.
Suara.com - Hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan, Jakarta, yang dibangun oleh PT AL Qilaa International Indonesia merupakan implementasi konkret dari program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, demikian dikatakan Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.
Hashim, pada Kamis (15/1/2025), menekankan peluncuran pembangunan hunian tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut rencana investasi pembangunan satu juta unit hunian vertikal di Indonesia.
"Program 3 juta rumah adalah salah satu komitmen utama Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Peluncuran hunian vertikal di Kampung Bandan hari ini merupakan langkah nyata menuju tercapainya visi tersebut. Dengan dukungan investasi global dan kolaborasi nasional, kita tidak hanya menyediakan perumahan, tetapi juga membangun komunitas inklusif dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," kata dia dalam pernyataannya di Jakarta.
Pada tahap awal, Al Qilaa yang merupakan perusahaan asal Qatar, memperkenalkan dua tipe unit dengan luas 25 meter persegi dan 36 meter persegi, masing-masing bertipe satu dan dua kamar tidur, dengan harga mulai dari Rp360 juta.
Adapun proses nomor urut pemesanan (NUP) telah dibuka bagi masyarakat, sementara fasilitas kredit pemilikan apartemen (KPA) akan difasilitasi oleh Bank Tabungan Negara (BTN).
Hunian vertikal Kampung Bandan dirancang dengan konsep smart towers yang mengintegrasikan fasilitas pendukung seperti sekolah, taman bermain, masjid, ruang komunal, serta sistem hunian pintar guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyatakan pihaknya mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, investor global, dan para mitra strategis dalam pengembangan hunian vertikal Kampung Bandan.
Inisiatif ini, kata dia, sejalan dengan komitmen BTN sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau, khususnya di kawasan perkotaan.
Dukungan pemerintah juga disampaikan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah yang menyatakan bahwa prakarsa ini mencerminkan tekad pemerintah untuk memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Baca Juga: LIppo Group Genjot Penyedian Hunian 3 Juta Rumah Lewat Renovasi 1.500 Hunian di Malang
"Kolaborasi antara Al Qilaa, BTN, dan Danantara menunjukkan bagaimana investasi global dan institusi nasional dapat bergandengan tangan untuk mempercepat pencapaian program 3 juta rumah. Bersama-sama, kita sedang meletakkan fondasi bagi komunitas inklusif yang akan memperkuat kohesi sosial dan meningkatkan kualitas hidup bagi generasi mendatang," katanya.
Sementara itu, Chairman Al Qilaa Global Group Sheikh Abdulaziz Al Thani menegaskan peluncuran ini mencerminkan komitmen serius pihaknya dalam mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan program 3 juta rumah Presiden Prabowo.
"Hunian ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian dari ekosistem hunian berkelanjutan yang mendukung kehidupan komunitas. Kami percaya proyek ini akan menjadi simbol persahabatan erat antara Qatar dan Indonesia, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ucap dia.
Dalam pengembangannya, Al Qilaa membentuk konsorsium dengan sejumlah mitra lokal dan internasional, termasuk Kementerian PKP, BTN, serta Danantara.
Berita Terkait
-
Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!
-
Hashim Djojohadikusumo Nyemplung ke Aset Digital: Arsari Group Resmi Jadi Pemegang Saham COIN!
-
Emiten Adik Prabowo Bakal Pasang Jaringan Internet Sepanjang Rel KAI di Sumatra
-
Properti Kawasan Pendidikan Melonjak, Hunian Vertikal Tawarkan Investasi Dengan Return Menarik
-
Investor Qatar Al Qilaa Mulai Bantu Prabowo Bangun 1 Juta Hunian Vertikal Murah
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
-
Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik
-
IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I
-
Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
-
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
-
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali
-
Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD
-
Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi
-
Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat